Sabtu, April 5, 2025
BerandaBerita CiamisDibantu Kincir Air, Saat Kemarau Petani Kertaharja Ciamis Tetap Bertani

Dibantu Kincir Air, Saat Kemarau Petani Kertaharja Ciamis Tetap Bertani

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),– Kendati saat ini memasuki musim kemarau, namun sejumlah petani di Desa Kertaharja, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, tetap bisa bercocok tanam.

Mereka memanfaatkan aliran sungai Ciseupet sebagai tenaga pembantu kincir air. Seperti kincir air yang ada di Dusun/Desa Kertaharja yang mampu mengairi sekitar 400 bara areal persawahan.

Sejak puluhan tahun lalu, masyarakat Kertaharja memanfaatkan kincir air di bantaran Sungai Cisepet, sebagai alat untuk menaikkan aliran air ke sawah mereka.

“Keberadaan kincir air tersebut mampu mengairi dan menghidupi masyarakat, terutama petani,” ujar Sekretaris Desa Kertaharja, Otong Dadi, Rabu (7/8/2019).

Otong mengakui sudah bertahun-tahun masyarakat membangun kincir air. Saat ini terhitung ada sekitar 5 kincir air yang mengairi sawah dan kolam di Desa Kertaharja.

“Memang sawah di Kertaharja notabene tadah hujan. Jadi masyarakat berfikir untuk membuat kincir air. Alhamdulillah, jika musim kemarau tiba pun seperti saat ini ada sebagian sawah yang masih bisa diairi,” katanya.

Lanjutnya, kincir air yang sudah berumur puluhan tahun tersebut, mesti terus dijaga dan dirawat agar bisa tetap mengairi sawah dan kolam.

Hanya saja Otong menyatakan, pemerintah daerah mesti memberikan pemahaman ataupun bantuan bagi petani Ciamis di wilayah tersebut dalam penyediaan teknologi tepat guna.

“Kincir air ini masih begitu tradisional, karena bahan pembuatannya hanya dari ruas bambu. Jadi kita harap, ada bantuan pemerintah dalam penyediaan teknologi tepat guna agar bisa lebih memakmurkan para petani,” jelas Otong.

Sementara salah seorang petani di Desa Kertaharja, Yayat, menyatakan, masyarakat sering swadaya dalam memperbaiki kincir air. Menurutnya, kincir air tersebut ada yang dibangun dari tahun 1970an.

“Artinya sudah berpuluh-puluh tahun, kincir air memberi kehidupan bagi masyarakat petani Ciamis wilayah Kertaharja,” ucapnya. 

Saat ini, sawah miliknya sudah ditanam padi dengan usia sekitar 3 bulan. “Tinggal menunggu panen sebentar lagi,, mudah-mudahan tidak ada serangan hama,” tandasnya. (Jujang/R7/HR-Online)

Kabinet Prabowo

Rumor Najwa Shihab Masuk Kabinet Prabowo, Diduga karena Absen Kritik Pemerintah

Jurnalis Najwa Shihab baru-baru ini menjadi perbincangan. Pasalnya Najwa dirumorkan akan masuk kabinet Prabowo. Dugaan tersebut muncul karena Najwa yang biasanya vokal mengkritik pemerintah,...
Tarian Bagi-bagi THR

Viral Tarian Bagi-bagi THR Mirip Tarian Bangsa Yahudi, Begini Asal Usulnya!

Salah satu tradisi masyarakat muslim di Indonesia yang tak bisa dihilangkan saat momen Idul Fitri yakni bagi-bagi tunjangan hari raya atau THR. Pada Lebaran...
Maxime Bouttier Melamar Luna Maya, Cinta Bersemi di Bawah Bunga Sakura

Maxime Bouttier Melamar Luna Maya, Cinta Bersemi di Bawah Bunga Sakura

Maxime Bouttier melamar Luna Maya belum lama ini. Kabar bahagia datang dari pasangan selebriti ternama Tanah Air. Maxime Bouttier resmi melamar kekasihnya, Luna Maya,...
Idul Fitri, Disnaker Ciamis Kembali Buka Pelayanan Selasa 8 April 2025

Idul Fitri, Disnaker Ciamis Kembali Buka Pelayanan Selasa 8 April 2025

harapanrakyat.com,- Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Ciamis, Jawa Barat, memberlakukan penutupan operasional pelayanan. Baik itu pelayanan...
Polres Ciamis Terapkan Rekayasa Lalu Lintas One Way Parsial di Simpang Tiga Sindangkasih

Polres Ciamis Terapkan Rekayasa Lalu Lintas One Way Parsial di Simpang Tiga Sindangkasih

harapanrakyat.com,- Dalam rangka operasi ketupat Lodaya tahun 2025, Polres Ciamis, Jabar, berlakukan sistem one way parsial di Simpang Tiga Sindangkasih Kabupaten Ciamis, pada Jumat...
Puncak Arus Balik, Jumlah Penumpang Bus di Terminal Garut Mulai Alami Peningkatan

Puncak Arus Balik, Jumlah Penumpang Bus di Terminal Garut Mulai Alami Peningkatan

harapanrakyat.com,- Lonjakan penumpang di terminal pemberangkatan bus Guntur Garut, Jawa Barat, mulai terlihat sejak Sabtu (5/4/2025) pagi. Hingga H plus 3. Petugas mencatat sudah...