Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),– Himpunan Mahasiswa Islam cabang Ciamis 2018-2019 menanggapi kegiatan evaluasi fasilitas kampanye Pemilu serentak tahun 2019 yang diselenggarakan KPU Ciamis di luar kota, yakni di Karangresik, Kabupaten Tasikmalaya.
Sekretaris Umum HMI Cabang Ciamis, Jejen Zainal Muttaqin menyatakan, dengan diselenggarakannya kegiatan tersebut di Karangresik, Tasikmalaya, KPU seolah tidak menghargai fasilitas yang ada di Kabupaten Ciamis.
“Fasilitas di Ciamis seolah-olah tidak dihargai, dengan alibi Parpol merekomendasikan di Karangresik,” ungkapnya.
Baca Juga: Sosialisasi KPU Ciamis di Luar Kota, Akademisi Sebut Modus Habiskan Anggaran
Jejen menilai, alasan tempat di Ciamis penuh dan Parpol yang merekomendasikan tempat di Karangresik tersebut tidak masuk akal, mengingat masih banyak tempat di Ciamis yang representatif untuk kegiatan evaluasi tersebut.
“Alasan tersebut tidak logis, ini ada apa? Saya rasa kalau KPU tegas dan kegiatan evaluasi tersebut tetap diadakan di Ciamis, Parpol akan mengikuti kok, apalagi alasan penuh, sangat tidak logis,” tegasnya.
Jejen juga menyebutkan KPU lupa akan tujuan dari Pemilu, yakni salah satunya untuk mewujudkan pemerintahan yang efektif dan efisien, dalam bentuk apapun.
“Pemilu itu kan pada prinsipnya gerbang dalam mewujudkan pemerintahan yang efektif dan efisien, nah KPU sendiri lupa akan prinsip efisiensi itu sendiri, ingkar dia,” tegasnya.
Kegiatan KPU yang diselenggarakan di Karangresik tersebut, tidak memperhatikan prinsip efisiensi, baik dari segi anggaran ataupun tempat.
“KPU ini tidak memperhatikan prinsip efisiensi, supaya bekerja sesuai sumberdaya dan energi tanpa adanya pemborosan, evaluasinya kan untuk Pemilu di Ciamis, ada apa kok kegiatannya di Tasik? Ini aneh, ini kan bukan kegiatan pembubaran kelompok mahasiswa yang KKN atau apa,” ungkapnya.
Berita Terkait: Evaluasi Fasilitasi Kampanye di Ciamis Digelar KPU di Tasikmalaya
Jejen menambahkan, pihaknya akan mendatangi KPU untuk meminta keterangan terkait pemilihan tempat penyelenggaraan acara evaluasi fasilitas kampanye Pemilu 2019.
“Nanti kita datang lah ke KPU, untuk memintai penjelasan yang sebenarnya ada apa, kalau alasan di Ciamis penuh dan rekom Parpol, itu tidak logis,” ungkap mantan ketua umum HMI Universitas Galuh tersebut.
Jejen berharap segala kegiatan yang menyangkut Ciamis supaya diselenggarakan di Ciamis.
“Kegiatan yang menyangkut Ciamis, selenggarakanlah di Ciamis, jangan di luar Ciamis, aneh aneh saja,” tegasnya. (Fahmi/R7/HR-Online)