Minggu, April 6, 2025
BerandaBerita BanjarPatok Bengkung, Peninggalan Belanda di Kota Banjar yang Dikenal Angker

Patok Bengkung, Peninggalan Belanda di Kota Banjar yang Dikenal Angker

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Sebuah besi melengkung peninggalan Belanda di perbatasan Kecamatan Lakbok Kabupaten Ciamis dan Langensari Kota Banjar dikenal angker. Pembatas yang dikenal Patok Bengkung ini berlokasi di Blok 21 pesawaahan Desa Waringinsari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar.

Berdasarkan informasi yang dihimpun HR Online, patok atau pancang tersebut merupakan penanda batas wilayah kebun karet bagian ujung timur Banjar di masa penjajahan.

Iran (54), warga Lakbok, mengatakan, keberadaan patok tersebut sudah sejak lama ada, bahkan sebelum kakeknya lahir juga sudah ada. Lantaran tempatnya sangat terpencil dan kerap terjadi hal-hal yang berbau mistis, sehingga ia tidak heran bila tempat tersebut dikenal angker.

“Ada yang bilang di lokasi tersebut tempat bersemayamnya siluman ular kendang dan siluman buaya. Dulu juga pernah ada mayat yang terbawa arus dan ditemukan di sini. Tapi soal kebenaran angker atau tidaknya sih saya kurang tahu, karena saya tidak melihat secara langsung,” katanya kepada HR Online, Senin (29/7/2019).

Ma’mun (35), warga Tambakreja, juga mengatakan hal senada. Ia menyebut patok tersebut meski masih utuh tapi sulit diketahui banyak orang lantaran tetutup semak belukar. Lokasinya yang persis di tepi Sungai Cinehel atau anakan Sungai Citanduy ini, Patok Bengkung kerap disebut masyarakat sebagai wilayah Sukabagja, Desa Kalapasawit, Kecamatan Lakbok.

“Namun pada kenyataannya besi tersebut tertanam di wilayah Waringinsari yang persis berbatasan dengan Sukabagja dan Desa Tambakreja,” ucapnya.

Ditemui terpisah, salah satu tokoh masyarakat Desa Tambakreja, H Waris, mengungkapkan, patok tersebut adalah pembatas kebun karet yang berada di tengah 5 aliran sungai atau proliman.

Bahkan, H Waris juga menunjukkan bukti tanah yang kini menjadi daratan ke arah utara dari Patok Besi tersebut adalah besutan air hingga pesawahan di Blok 16, Dusun Kedungwaringin RT 9/6, Desa Waringinsari.

“Jadi, tempat ini dulunya selain menjadi pembatas kebun karet, juga berada di sekitar pertemuan 5 aliran sungai. Hanya saja, ada sungai yang kini sudah jadi daratan. Kalau buktinya masih ada, silakan diurutkan saja dari sini sampai ke blok 16. Di sana ada sisa-sisa bangunan besutan air yang dibangun belanda,” pungkasnya. (Sugeng/R6/HR-Online)

gebrakan 100 hari kerja

Tokoh Masyarakat Tasikmalaya Menanti Gebrakan 100 Hari Kerja Viman-Dicky

harapanrakyat.com,- Tokoh masyarakat menanti gebrakan 100 hari kerja Viman Alfarizi Ramadah-Diky Chandra, Walikota - Wakil Wali Kota Tasikmalaya. Apalagi sejak dilantik sampai saat ini...
Objek wisata di Kota Banjar sepi pengunjung

Aktivis Prihatin Kota Banjar Sepi Wisatawan saat Libur Lebaran, Anggap Pemkot Gagal 

harapanrakyat.com,- Aktivis GMNI Kota Banjar, Jawa Barat, prihatin dengan kondisi sepinya wisatawan yang berkunjung ke sejumlah destinasi wisata di Banjar saat momen libur lebaran...
Longsor TPT Rumah

Longsor TPT Rumah Terekam Kamera Amatir, Warga Singajaya Garut Panik

harapanrakyat.com,- Longsor Tembok Penahan Tebing (TPT) rumah di Garut, Jawa Barat, terekam kamera amatir warga. Meski tidak ada korban jiwa, namun insiden ini membuat...
Kaleng Kue Lebaran

Balita di Garut Kepalanya Tersangkut Dalam Kaleng Kue Lebaran, Petugas Damkar Turun Tangan

harapanrakyat.com,- Seorang balita di Garut, Jawa Barat, kepalanya tersangkut ke dalam kaleng kue lebaran, Sabtu (5/4/2025). Balita tersebut menangis kesakitan sehingga orang tuanya harus...
Obyek Wisata Curug Panganten

Remaja Asal Tasik Berenang di Obyek Wisata Curug Panganten Ciamis Berujung Maut

harapanrakyat.com,- Seorang remaja asal Kabupaten Tasikmalaya berenang di obyek wisata Curug Panganten, Desa Tanjungsari, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, berujung maut. Remaja bernama Rifki...
Tersambar Petir Saat Mandi

Seorang Warga di Tasikmalaya Tersambar Petir Saat Mandi

harapanrakyat.com,- Seorang warga di Kampung Cikajar, Kelurahan Leuwibudah, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, tersambar petir saat sedang mandi di rumahnya, Sabtu (5/4/2025). Beruntung korban...