Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Kualitas padi yang dikembangkan oleh Institut Pertanian Bogor (IPB) mendapat pujian dari Walikota Banjar, Hj Ade Uu Sukaesih, saat panen perdana padi varietas 3S, di RT 30/12, Dusun Leutik, Desa Mekarharja, Kota Banjar, (23/3/2019).
“Hasil padinya bisa kita lihat, sangat bagus serta masa panen lebih cepat dari yang biasanya,” kata Hj Ade Uu Sukaesih didampingi Wakil Wali Kota Banjar, Nana Suryana, usai kegiatan panen perdana.
Padi varietas 3S adalah hasil kerja sama Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Institut Pertanian Bogor (LPPM IPB), dengan petani yang bergabung di Bumdes Mekarharja Pratama Desa Mekarharja Kota Banjar.
Menurut Walikota, jenis bibit padi varietas 3S yang dipanen itu kualitasnya jauh berbeda dengan bibit pada umumnya.
Ade berharap supaya para petani dapat memakai bibit padi jenis varietas 3S untuk dikembangkan. “Kita jadikan Kota Banjar sebagai pelopor. Sehingga, kebutuhan pangan beras dapat terus meningkat, walaupun sudah surplus,” ucapnya.
Kepala Desa Mekarharja, Hendi Somantri mengatakan, penanaman padi varietas jenis tersebut per 4 Desember 2018. Menurutnya, waktu panen padi varietas 3S lebih cepat. Pasalnya, dari waktu tanam hingga masa panen hanya memerlukan waktu cuma 80 sampai 85 hari.
“Jika jenis yang biasa anakannya banyak namun hanya menghasilkan 160 butir lebih. Tapi keunggulan dari bibit padi varietas ini meski peranakannya tidak banyak, namun dalam satu tangkai berisi 364 butir,” tuturnya.
Ditambahkannya, untuk hasil panen tidak langsung dijual ke masyarakat. Namun bakal dibuat kembali bibitnya, yang nantinya dikelola oleh Bumdes Mekarharja Pratama. “Kemudian dari Bumdes dikembangkan untuk dipakai oleh para petani,” pungkasnya.
Kegiatan panen perdana padi tersebut selain dihadiri Walikota Banjar dan Wakil Walikota, juga hadir Ketua DPRD Kota Banjar, Sekda Kota Banjar, Kepala Distan Kota Banjar, perwakilan IPB dan lainnya. (Adi/R5/HR-Online)