Berita Teknologi, (harapanrakyat.com),- Vivo resmi luncurkan ponsel terbarunya, Vivo V15 di Indonesia pada Selasa (05/03/2019). Ponsel yang diklaim punya keunggulan dalam segi kamera itu diketahui mengusung resolusi besar hingga 32MP.
Selain itu, dibagian kameranya, Vivo V15 mengusung desain pop up untuk mendapatkan tampilan layar penuh tanpa notch/poni. Teknologi tersebut juga diklaim menjadi yang pertama di Indonesia.
Dirangkum dari berbagai sumber, Rabu (06/03/2019), perangkat tersebut diluncurkan dalam acara Grand Launch V15 Go Up di Taman Air Mancur Sri Baduga, Situ Buleud, Purwakarta, Jawa Barat, yang diisi pula dengan berbagai rangkaian acara. Dalam kesempatan itu, Vivo juga mengumumkan harganya, yakni dibanderol seharga Rp 4,399 jutaan.
Sedangkan, untuk spesifikasi lebih lanjut, ultimate all screen yang diusung V15 punya rasio layar-ke-tubuh hingga mencapai 90,95 persen dengan ukuran 6,53 inci, serta beresolusi 1080 x 2340. Bagian layarnya sudah dilengkapi Corning Gorilla Glass 5.
Untuk dapur pacunya menggunakan MediaTek P70 octa-core 2.1GHz, serta dilengkapi pula dengan RAM 6GB dan penyimpanan internal hingga 64GB. Kapasitas baterai sebesar 4000 mAh yang dilengkapi dual engine fast charging.
Selain itu, ada dukungan Android 9.0 serta Funtouch OS 9 terbaru yang mampu mengoptimalkan manajemen daya. Smartphone Android ini hadir dengan dua warna pilihan yakni, Royal Blue dan Glamour Red.
Sasar Posisi 3 Besar Brand Ponsel di Indonesia
Tahun 2019 ini, Vivo optimis mampu menjadi top 3 brand smartphone di Indonesia. Sebelumnya, dari data pasar Global Canalys pada Q4 2018, Vivo harus puas menduduki posisi keempat, tepatnya berada di bawah Oppo.
Menurut Edy, naiknya ponsel Vivo menjadi top 5 ini karena penjualan Vivo yang semakin meningkat dari awal hingga sekarang. “Ini yang membuat penjualan kita naik, bahkan jumlah peningkatannya lebih dari 100 persen,” tutur Edy.
Ia juga mengungkapkan, bahwa untuk bisa terus meningkatkan Vivo menjadi top 3, memang banyak strategi yang perlu dilakukan. Salah satunya dengan meningkatkan brand awarenes perusahan.
“Ketika sebuah produk di luncurkan di televisi, tentunya masyarakat bisa mengenal lebih dulu. Selain itu, media digital juga dapat meng-grab market. Kita juga harus tahu promotor kita seperti apa, dan after salesnya seperti apa,” ungkap Edy.
Sebelumnya Edy juga menyebutkan kalau tahun ini Vivo bakal lebih fokus kepada ponsel V series. Hal itu karena V Series masih menjadi keunggulan dan menjadi flagship pada Vivo. Tapi sayangnya dia belum menyebutkan ponsel apa saja yang bakal dirilis tahun ini, selain V15 yang mendarat di Indonesia pada 5 Maret kemarin. (Eva/R3/HR-Online)