Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Kota Banjar menggelar sholawat akbar bersama Habib Umar dan deklarasi Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) Kota Banjar, di sekitar Pasar Bojongkantong, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, Minggu (23/12/2018).
Kegiatan Bamusi Kota Banjar tersebut dihadiri ratusan masyarakat dari berbagai wilayah yang ada di Kota Banjar.
Pantauan HR Online di lapangan, meski sempat diguyur hujan, masyarakat tetap antusias mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir.
Pasalnya, kehadiran Habib Umar menjadi daya tarik sendiri bagi masyarakat. Terutama para penggemarnya. Hadir pula dalam kegiatan ini KH. Luthfi Fauzi serta beberapa tokoh dan pengurus PDI-P Kota Banjar.
Anwar Ibrahim, Ketua Bamusi Kota Banjar, mengatakan, penyelenggaraan sholawat akbar ini merupakan bagian dari program yang telah direncanakan oleh Bamusi Banjar. Terlebih Bamusi merupakan sayap partai bermoncong putih di bidang keagamaan.
“Ke depan kita akan terus menggelorakan sholawat dari mushola, masjid, pesantren, desa serta tempat lainnya. Ini tiada lain dalam rangka mengharapkan keberkahan dari sholawat. Serta menjadi perantara agar kondusifitas di tengah-tengah masyarakat tetap terjaga dengan baik, apalagi di saat Pemilu 2019 ini,” jelasnya dalam sambutan.
Ciptakan Pemilu Damai dengan Menjaga Kerukunan
Anwar menambahkan, untuk menjaga kondusifitas serta suksesnya Pemilu 2019, pihaknya berharap masyarakat tetap menjaga kerukunan, persatuan. Serta tetap menjaga keamanan selama Pemilu.
Terutama jangan sampai terhasut dengan informasi bohong atau hoaks yang sangat merajalela di dunia maya. Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk bijak dalam menggunakan media sosial dan santun dalam bermasyarakat.
“Kami Bamusi akan terus berusaha supaya masyarakat kita tetap damai, terhindar dari perpecahan. Serta hal-hal lain yang tidak kita inginkan, salah satu caranya dengan kita melakukan sholawat bersama-sama ini,” ucapnya.
Sementara itu, KH Luthfi Fauzi, salah satu tokoh agama di Pangandaran yang juga politisi PDI-P, mengatakan, dirinya juga mengajak masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan.
Meskipun saat ini badai hoaks serta intoleransi terus berkembang. Ia mengingatkan agar masyarakat bisa lebih cerdas dalam menyerap berbagai informasi, apalagi melalui media sosial.
“Zaman sekarang serba canggih, semua bisa diakses melalui handphone yang kita genggam. Namun yang harus diperhatikan adalah kita harus selalu bertabayyun terlebih dahulu apabila mendapatkan informasi, apalagi melalui media sosial. Lewat kegiatan sholawat ini saya harap menjadi washilah (perantara) masyarakat di Kota Banjar tetap bersatu dalam bingkai NKRI,” tuturnya dalam sambutan. (Muhafid/R6/HR-Online)