Minggu, April 6, 2025
BerandaBerita PangandaranProgram BPNT di Pangandaran, Warga Keluhkan Beras Bau dan Berkutu

Program BPNT di Pangandaran, Warga Keluhkan Beras Bau dan Berkutu

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Masyarakat penerima manfaat Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran nengeluhkan kualitas beras yang kurang bagus. Diketahui, pada pada dua bulan pertama mereka merasa puas, namun pembagian di bulan ketiga justru beras bau dan berkutu.

Salah seorang penerima manfaat BPNT, Amir, mengatakan, beras yang diterima bulan ini aromanya bau dan banyak kutunya, meskipun setelah dimasak rasanya sama dengan beras yang diterima bulan kedua dan pertama.

“Untuk bulan berikutnya saya berharap pemerintah memberikan beras yang bagus dan sesuai dengan harga,” pungkasnya.

Sementara itu, Anton Rahanto, tokoh masyarakat Kabupaten Pangandaran, mengatakan, bahwa program BPNT itu baik jika pengelolaan serta pengawasan baik sampai ke tataran bawah.

“Memeng ironis ketika hari ini mendengar keluhan dari masyarakat mengenai beras yang kurang baik, sementara menurut informasi berasnya berasal dari Cianjur. Yang jadi pertanyaan saya, apa tidak ada di wilayah Kabupaten Pangandaran beras yang kualitasnya bagus?,” tegas Anton.

Anton menyarankan, sesuai Juknis penyaluran BPNT, bisa  dikelola oleh warung desa. Padahal, di tiap desa memiliki badan usaha milik desa (Bumdes). Apabila pengelolaan dan penyaluran BPNT bisa dilakukan oleh lembaga, kata Anton, maka kejadian beras bau dan berkutu seperti saat ini bisa diminimalisir.

“Penyedia barang ataupun pemasok andaikan dikelola oleh lembaga yang sesuai dengan aturan, maka bisa jadi dapat menghidupkan perekonomian wilayah. Seharusnya pemerintah membuka mata dan segera menyelesaikan agar persoalan ini tidak kembali terulang serta sesuai pedoman BPNT 2018 dan mPeraturan Dirjen penanganan fakir miskin No 06/4/PER/HK.01/08/2018,” pungkasnya. (Cen9/R6/HR-Online)

Wisatawan Tewas di Kolam Renang Cipanas Garut

Wisatawan Tewas di Kolam Renang Cipanas Garut, Polisi Olah TKP

harapanrakyat.com,- Seorang wisatawan kolam renang di Cipanas Garut, Jawa Barat, ditemukan tewas tenggelam saat rekreasi, Minggu (6/4/2025). Petugas kepolisian dari Polsek Tarogong Kaler bersama...
Hujan Meteor Lyrid 2025, Fenomena Langit Spektakuler di Bulan April

Hujan Meteor Lyrid 2025, Fenomena Langit Spektakuler di Bulan April

Setiap tahun, langit malam bulan April dihiasi oleh salah satu fenomena alam yang paling dinanti, yaitu hujan meteor Lyrid 2025. Hujan meteor ini berasal...
gebrakan 100 hari kerja

Tokoh Masyarakat Tasikmalaya Menanti Gebrakan 100 Hari Kerja Viman-Dicky

harapanrakyat.com,- Tokoh masyarakat menanti gebrakan 100 hari kerja Viman Alfarizi Ramadah-Diky Chandra, Walikota - Wakil Wali Kota Tasikmalaya. Apalagi sejak dilantik sampai saat ini...
Objek wisata di Kota Banjar sepi pengunjung

Aktivis Prihatin Kota Banjar Sepi Wisatawan saat Libur Lebaran, Anggap Pemkot Gagal 

harapanrakyat.com,- Aktivis GMNI Kota Banjar, Jawa Barat, prihatin dengan kondisi sepinya wisatawan yang berkunjung ke sejumlah destinasi wisata di Banjar saat momen libur lebaran...
Longsor TPT Rumah

Longsor TPT Rumah Terekam Kamera Amatir, Warga Singajaya Garut Panik

harapanrakyat.com,- Longsor Tembok Penahan Tebing (TPT) rumah di Garut, Jawa Barat, terekam kamera amatir warga. Meski tidak ada korban jiwa, namun insiden ini membuat...
Kaleng Kue Lebaran

Balita di Garut Kepalanya Tersangkut Dalam Kaleng Kue Lebaran, Petugas Damkar Turun Tangan

harapanrakyat.com,- Seorang balita di Garut, Jawa Barat, kepalanya tersangkut ke dalam kaleng kue lebaran, Sabtu (5/4/2025). Balita tersebut menangis kesakitan sehingga orang tuanya harus...