Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan komunitas Sahabat Peduli Dhuafa (Sapeda) terus berkiprah dalam menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Saat ini, puluhan rumah korban gempa dan jompo telah berhasil direnovasi, termasuk rumah guru ngaji, sehingga mereka pun dapat hidup dengan layak dan aman.
Dan kali ini, Baznas Provinsi Jawa Barat melalui program Ashnaf Fisabilillah sedang mengupayakan renovasi rumah seorang guru ngaji, di Dusun Caringin, Desa Sidaharja, Kecamatan Pamarican Kabupaten Ciamis Jawa Barat.
Ketua Koordinator Pelaksana Bantuan Sosial yang juga Penguris UPZ Pamarican, Ruhimat Purnama, ketika ditemui koran HR, Senin (03/12/2018), mengatakan, membenarkan, saat ini pihaknya tengah melaksanakan penyaluran bantuan pembangunan rumah Kyai yang kondisinya sudah sangat memprihatinkan.
“Bantuan kali ini kita berikan kepada Kyai Nursidik, warga Desa Sidaharj. Besaran anggaran yang kita salurkan sebesar Rp. 10 juta yang bersumber dari Baznas Provinsi Jawa Barat. Alhamdulillah pada pelaksanaan renovasinya sudah mulai dilaksanakan, warga sekitar pun menyambutnya dan membantu dengan ikhlas,” kata Ruhimat.
Ruhimat menjelaskan, pada tahun 2018 Baznas Pusat telah menyalurkan bantuan rumah ke wilayah Kecamatan Pamarican, sebanyak 31 unit rumah korban gempa dan satu unit madrasah. Semuanya tersebut sudah bisa dihuni.
Selain itu, tiga unit rumah korban kebakaran dan roboh akibat terjangan hujan juga sudah selesai dibangun dengan bantuan sosial dari Baznas Kabupaten Ciamis, yang dananya bersumber dari infaq yang terkumpul.
“Kami juga telah laksanakan pembangunan 10 unit rumah tidak layak huni bagi para jompo,” katanya.
Menurut Ruhimat, selanin Banzas Pusat, Provinsi dan Kabupaten, pihaknya juga konsisten menyalurkan bantuan sosial yang bersumber anggaran dari Komunitas Sahabat Peduli Dhuafa (Sapeda). Komunitas Sapeda sejak tahun 2016 sudah memberikan bantuan sosial berupa biaya pembangunan rumah bagi jompo di tiga kabupaten, yaitu Kabupaten Ciamis, Tasikmalaya dan Pangandaran.
Komunitas Sapeda juga memberikan bantuan modal usaha untuk para pedagang kecil dan beasiswa santri berprestasi untuk kuliah di luar negeri. Selama ini, pihaknya telah menyalurkan beasiswa untuk kuliah di Universitas Kairo Mesir dan Universitas Trivoly Libya.
“Untuk agenda tahunan, komunitas Sapeda memberikan santunan bagi anak yatim dan jompo, pengobatan gratis, pembiayaan masuk sekolah SD/ SLTP dan SMK. Sekarang, Sapeda juga sedang melaksanakan pemberdayaan ternak kambing, yang nantinya dimanfaatkan untuk hewan kurban. Selain itu, Sapeda memberikan sumbangan biaya hidup untuk orang cacat yang diberikan rutin setiap bulan,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Kyai Nursidik, penerima bantuan rumah Ashnaf Fisabililah dari Baznas Provinsi, mengaku sangat berterimakasih kepada pengurus yang telah memberikan bantuan berupa renovasi rumah miliknya.
“Sebagai penerima, tentunya saya ucapkan banyak terimakasih kepada pihak pengurus dan juga Baznas yang telah memberikan bantuan untuk saya. Semoga kedepannya Baznas bisa terus memberikan bantuan kepada masyarakat yang sangat membutuhkan,” katanya.
Kepala Desa Sidaharja, Haris Munandar, ketika ditemui Koran HR, Senin (03/12/2018), mengaku sangat berterimakasih kepada Baznas dan penguris UPZ Kecamatan Pamarican yang telah memberikan bantuan rumah untuk warganya.
“Sebagai pemerintah Desa, saya mengucapkan terimakasih kepada pengurus Baznas yang telah memberikan bantuan kepada warga kami. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan hingga semua warga miskin yang rumahnya sudah dalam kondisi memprihatinkan bisa mendapatkan bantuan,” katanya. (Suherman/Koran HR)