Senin, April 7, 2025
BerandaBerita PangandaranDari 72 Penderita HIV/AIDS di Pangandaran, Hanya 34 Orang yang Jangkau Layanan...

Dari 72 Penderita HIV/AIDS di Pangandaran, Hanya 34 Orang yang Jangkau Layanan ARV

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Yayasan Matahati Jawa Barat mencatat hanya ada 34 orang dari 72 orang penderita HIV Pangandaran, yang aktif dan menjangkau layanan trapy antiretroviral (ARV). Sementara 38 orang sisanya pindah domisili ke luar Kabupaten Pangandaran dan sebagian ada yang sudah meninggal dunia.

Ketua Yayasan Matahati Jawa Barat, Agus Abdullah, mengatakan, meski jumlah 72 orang penderita HIV/AIDS di Pangandaran masih terbilang sedikit apabila dibanding dengan daerah lain di Jawa Barat, namun jangan dianggap kecil.

Karena kasus HIV/AIDS ini ibarat penomena gunung es yang mana tampak sedikit di permukaan, tetapi sebenarnya banyak yang belum ditemukan.

“Teori gunung es yang dirumuskan oleh WHO ini mengibaratkan bahwa 1 penderita HIV/AIDS bisa menularkan ke 100 orang secara berantai. Misalkan, si A menularkan ke si B. Kemudian si B kembali menularkan ke si C dan seterusnya secara berantai hingga ke 100 orang. Artinya, meski jumlahnya kurang dari 100 penderita, namun kita harus tetap waspada,” ujarnya, Kamis (29/11/2018).

Menurut Agus, apabila di Kabupaten Pangandaran terdapat 72 penderita HIV/AIDS, kalau memakai rumus WHO yang dikalikan 100, berarti jumlahnya sebanyak 72.000 orang.

“Jika sudah dikalikan 100, kemudian dikurangi lagi 72 orang, berarti jumlahnya sebanyak 7.128 orang. Dan orang sebanyak itu diumpamakan berpotensi tertular. Meski ada yang sudah tertular, namun belum terdeteksi,”katanya.

Memutus Mata Rantai HIV/AIDS di Pangandaran

Namun begitu, lanjut Agus, teori gunung es tersebut masih bisa diminimalisir dengan cara memutus mata rantai penularan.

Baca Juga : Unpad Pangandaran Dorong Pemerintah Segera Terbitkan Perda HIV/AIDS

“Caranya, beri kesadaran kepada masyarakat agar menghindari prilaku beresiko, terutama di komunitas kunci. Selain itu, berikan pembinaan dan pendampingan kepada mereka yang sudah tertular agar tidak menularkan kepada orang lain,” ujarnya.

Untuk memutus mata rantai penularan, lanjut Agus, perlu terlibat semua pihak dalam upaya tersebut. Karena memberikan kesadaran kepada masyarakat bukan perkara mudah.

“Untuk di Kabupaten Pangandaran sudah terbit Peraturan Bupati Nomor 40/2018 tentang pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS. Dengan adanya kebijakan ini diharapkan dapat menggerakan semua komponen untuk bersama-sama konsen dalam penanggulangan HIV/AIDS,” ujarnya.

Menurut Agus, kasus HIV/AIDS tidak mungkin hilang atau dihilangkan. Namun begitu, masih bisa diminimalisir penularannya apabila semua masyarakat paham dan sadar untuk tidak berperilaku yang beresiko.

“Untuk membuat masyakarat paham dan sadar mengenai bahaya penularan HIV/AIDS, butuh peran semua pihak, mulai dari pemerintah, pemuka agama, guru di sekolah dan orang-orang di lingkungan keluarga serta lingkungan sosial,” ujarnya. (Ceng2/R2/HR-Online)

Arus balik di Jalur Selatan Garut

Arus Balik di Jalur Selatan Garut Minggu Malam Mulai Lancar, Volume Kendaraan Mengarah ke Bandung Berkurang

harapanrakyat.com,- Volume kendaraan arus balik lebaran 2025 yang melintas di jalur selatan Garut, Jawa Barat, pada Minggu (6/4/2025) malam, sudah mulai menurun. Meski masih...
Remaja terseret ombak Pantai Karang Papak Garut

4 Remaja Terseret Ombak Pantai Karang Papak Garut, 1 Orang Tewas 

harapanrakyat.com,- Niat wisata malah jadi malapetaka, empat orang remaja asal Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut, Jawa Barat terseret ombak pantai Karang Papak Kecamatan Cikelet pada...
Lucky Hakim liburan ke Jepang

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Sindir Lucky Hakim yang Liburan ke Jepang: Bilang Dulu Ya!

harapanrakyat.com,-  Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyentil Bupati Indramayu Lucky Hakim yang liburan ke Jepang saat momen libur lebaran. Tak tanggung-tanggung Dedi Mulyadi mengunggah...
Pemudik arus balik

Potret Lonjakan Pemudik Saat Puncak Arus Balik di Terminal Tipe A Kota Banjar

harapanrakyat.com,- Memasuki H+6 lebaran Idul Fitri 1446 H ratusan pemudik memadati Terminal Tipe A Kota Banjar, Jawa Barat, saat puncak arus balik pemudik pada...
Pasca Banjir, Bupati Sumedang Tinjau Aliran Sungai Cimande Pastikan Jembatan Pangsor Aman

Pasca Banjir, Bupati Sumedang Tinjau Aliran Sungai Cimande Pastikan Jembatan Pangsor Aman

harapanrakyat.com,- Di tengah hujan deras yang mengguyur wilayah Sumedang, Bupati Dony Ahmad Munir turun langsung ke lapangan memantau aliran Sungai Cimande, khususnya di bawah...
Arus Balik Lebaran, Jalur Alternatif Cadas Pangeran Sumedang Jadi Pilihan Pemotor

Arus Balik Lebaran, Jalur Alternatif Cadas Pangeran Sumedang Jadi Pilihan Pemotor

harapanrakyat.com,- Jalur Cadas Pangeran Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, jadi alternatif jalur bagi pemudik motor, yang kembali ke kota asal setelah pulang kampung dari sejumlah...