Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Pemkab Pangandaran menggelar lounching Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di 10 titik yang ada di Pangandaran. Dalam kegiatan yang merupakan sosialisasi peralihan Rastra ke BPNT tersebut, langsung dihadiri Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata.
Bupati Pangandaran, H Jeje Wiradinata, mengatakan, program penyaluran beras sejahtera (Rastra) tersebut mulai diganti dengan BPNT yang mana penyediaan berasnya ada di toko maupun warung yang ditunjuk. Dengan adanya peralihan tersebut, diharapkan perputaran uang tidak hanya di pusat atau di Bulog saja, akan tetapi juga berlangsung di daerah.
“Beras premium untuk keluarga sejahtera 1 orang yang terdaftar dan mempunyai Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dengan nominal uang sebesar Rp. 110.000 per KPM (keluarga penerima manfaat) mendapat beras 9 kilogram. Harga beras premium sekitar Rp 12 ribu perkilogram,”jelas Jeje Wiradinata saat menyampaikan louncing BPNT ke masyarakat, Sabtu (03/11/2018).
Jeje menambahkan, sebanyak 33.815 KK yang menjadi KPM dengan total 304.335 kilogram beras kualitas premium dibutuhkan tiap bulan untuk wilayah Pangandaran. Apabila beras yang disediakan toko/warung kurang standar premium, ia menyilakan untuk dikembalikan dan komplain.
“Program BPNT ini merupakan program pusat dari Presiden Joko Widodo yang mengalihkan dari subsidi beras Rastra ke BPNT. Apabila berasnya jelek, laporkan ke saya langsung,” pungkas Jeje.
Sementara Koordinator Tenaga Kesejahteraan Sosial (Kortks) BPNT Kabupaten Pangandaran, Isa Ismail, mengatakan, sesuai dengan panduan umum, bahwa BPNT ini peruntukannya untuk bahan pokok beras dan telor, dan tahap pertama sampai ketiga ini diperuntukan alokasinya untuk beras yang kelasnya premium.
“Bantuan dari Kementrial Sosial ini langsung berupa uang senilai Rp. 110 ribu per Kpm yang untuk dibelanjakan berupa beras premium seharga Rp. 12 ribu perkilogram, sesuai panduan umumnya. Apabila kualitas berasnya jelek silakan laporkan ke kami,” jelas Isa Ismail.
Isa Ismail berharap, peralihan Rastra ke BPNT yang merupakan bantuan ini semoga saja dapat memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, dan ke depan tingkat kemiskinan bisa diatasi. (Mad/R6/HR-Online)