Sabtu, April 5, 2025
BerandaBerita Ciamis33 Warga Lumbung Ciamis Keracunan Keong Sawah

33 Warga Lumbung Ciamis Keracunan Keong Sawah

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Sebanyak 33 warga Desa Rawa, Kecamatan Lumbung, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, dilaporkan mengalami keracunan keong sawah (tutut) yang dibeli dari seorang pedagang keliling. Dari 33 korban itu, kini tengah mendapat perawatan intensif yang disebar di empat puskesmas, yakni Puskesmas Kawali, Puskesmas Lumbung, Puskesmas Panjalu dan Puskesmas Sukamantri.

Kepala Desa Rawa Kecamatan Lumbung, Memed, melalui Kasi Pemerintahan Desa Rawa, Hendri, membenarkan kejadian tersebut. Dia mengatakan, berdasarkan laporan yang diterima, kejadian kerucunan 33 warga itu terjadi pada Rabu (24/10/2018) lalu.

“33 warga yang diduga keracunan keong sawah itu terdiri dari warga Dusun Parungsari dan Dusun Bojongraas,” ujarnya, kepada HR Online, Jum’at (26/10/2018).

Hendri menambahkan, gejala awal yang dialami korban, pertama mual-mual dan kemudian kepala terasa pusing. Muncul dugaan bahwa korban mengalami keracunan disebabkan dari keong sawah, kata dia, setelah semua korban mengaku mengkonsumsi makanan tersebut. “Setelah semua merasakan sakit dan mual, kemudian mereka berinisiatif berobat ke puskesmas,” katanya.

Di temui terpisah, Aat, salah seorang korban, saat ditemui di Puskesmas Kawali, Jum’at (26/10/2018), mengatakan, keong sawah yang diduga menjadi penyebab keracunan dibeli dari seorang pedagang keliling. Menurutnya, saat dimakan, dirinya tidak curiga bahwa keong sawah itu beracun. Karena tidak tercium aroma bau busuk atau hal lain yang bisa membuat keracunan.

“Makanya saya beli dan terus dimakan. Tetapi, beberapa jam kemudian saya merasakan mual dan pusing,” ujarnya.

Hal senada dikatakan Heni (38), korban lainnya yang juga warga Dusun Parungsari, Desa Rawa, Kecamatan Lumbung.  Dia mengatakan,  setelah mengkonsumsi keong sawah tersebut dirinya langsung merasakan mual, pusing dan kemudian muntah-muntah.

“Beruntung keluarga dengan cepat membawa ke Puskesmas. Kalau terlambat, saya juga tidak tahu bagaimana nasib saya,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala UPTD Puskesmas Kawali, dr. Hedwicko Ruchiano, mengatakan, jumlah pasien keracunan yang dirawat di Puskesmas Kawali sebanyak 8 orang. Dari jumlah itu, 5 orang diantaranya anak-anak di bawah usia 7 tahun.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, memang benar pasien ini terkena intoksikasi atau keracunan dari makanan. Karena jumlah korbannya banyak, kami sudah menetapkan kasus ini sebagai kejadian luar biasa. Dan untuk pembiayaan berobat pasien kami gratiskan,” pungkasnya. (Edji/R2/HR-Online)

Tarian Bagi-bagi THR

Viral Tarian Bagi-bagi THR Mirip Tarian Bangsa Yahudi, Begini Asal Usulnya!

Salah satu tradisi masyarakat muslim di Indonesia yang tak bisa dihilangkan saat momen Idul Fitri yakni bagi-bagi tunjangan hari raya atau THR. Pada Lebaran...
Maxime Bouttier Melamar Luna Maya, Cinta Bersemi di Bawah Bunga Sakura

Maxime Bouttier Melamar Luna Maya, Cinta Bersemi di Bawah Bunga Sakura

Maxime Bouttier melamar Luna Maya belum lama ini. Kabar bahagia datang dari pasangan selebriti ternama Tanah Air. Maxime Bouttier resmi melamar kekasihnya, Luna Maya,...
Idul Fitri, Disnaker Ciamis Kembali Buka Pelayanan Selasa 8 April 2025

Idul Fitri, Disnaker Ciamis Kembali Buka Pelayanan Selasa 8 April 2025

harapanrakyat.com,- Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Ciamis, Jawa Barat, memberlakukan penutupan operasional pelayanan. Baik itu pelayanan...
Polres Ciamis Terapkan Rekayasa Lalu Lintas One Way Parsial di Simpang Tiga Sindangkasih

Polres Ciamis Terapkan Rekayasa Lalu Lintas One Way Parsial di Simpang Tiga Sindangkasih

harapanrakyat.com,- Dalam rangka operasi ketupat Lodaya tahun 2025, Polres Ciamis, Jabar, berlakukan sistem one way parsial di Simpang Tiga Sindangkasih Kabupaten Ciamis, pada Jumat...
Puncak Arus Balik, Jumlah Penumpang Bus di Terminal Garut Mulai Alami Peningkatan

Puncak Arus Balik, Jumlah Penumpang Bus di Terminal Garut Mulai Alami Peningkatan

harapanrakyat.com,- Lonjakan penumpang di terminal pemberangkatan bus Guntur Garut, Jawa Barat, mulai terlihat sejak Sabtu (5/4/2025) pagi. Hingga H plus 3. Petugas mencatat sudah...
Mengembalikan Chat Telegram yang Terhapus, Gunakan Fitur Undo

Mengembalikan Chat Telegram yang Terhapus, Gunakan Fitur Undo

Telegram adalah salah satu aplikasi perpesanan instan yang populer dengan berbagai fitur canggih. Namun, terkadang pengguna mengalami masalah kehilangan chat secara tidak sengaja. Jika...