Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Menyikapi maraknya tempat kost di wilayah Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, terutama wilayah perkotaan, warga berharap adanya tindakan tegas yang diterapkan oleh Pemerintah Kabupaten Ciamis.
Seperti dikatakan Dena, salah seorang warga, bahwa saat ini warga Ciamis sudah mulai resah dengan menjamurnya tempat kost yang terkesan bebas, sehingga memudahkan terjadinya praktek prostitusi di tempat tersebut.
“Selaku warga saya sangat prihatin dengan maraknya tempat kostan yang beroperasi begitu bebas, hingga memudahkan terjadinya praktek prostitusi di kalangan remaja,” katanya, kepada HR Online, Rabu (03/10/2018).
Bahkan, lanjut Dena, lebih mirisnya lagi saat ini kamar kostan sering dijadikan tempat untuk berbuat yang tidak baik oleh kalangan remaja, yang notabene masih duduk di bangku sekolah dan perguruan tinggi.
“Maka dari itulah saya sebagai warga berharap Pemkab Ciamis untuk lebih tegas dalam melakukan tindakan yang membuat resah warga Ciamis,” tandasnya.
Selain lebih memperketat pemantauan terhadap praktek prostitusi, Dena juga berharap Pemkab Ciamis memperketat perizinan pendirian bangunan kost-kostan, karena menurutnya hal ini sangat penting dilakukan.
Akibat dari mudahnya untuk mendirikan bangunan kamar kostan, maka dampak negative tersebut terjadi di Kabupaten Ciamis. Dimana para pelaku bisa begitu mudah untuk melakukan praktek prostitusi di tempat kostan tanpa merasa riskan atau takut terkena razia.
“Kamar kostan dianggapnya lebih aman dan murah untuk melakukan praktek prostitusi, dibanding dengan melakukannya di hotel. Saya juga berharap kepada para pengusaha kamar kostan untuk lebih selektif dalam menerima anak kost,” kata Dena. (Suherman/R3/HR-Online)