Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Tiga orang bobotoh asal Kota Banjar, Jawa Barat, terpilih jadi Bintang Bola 2018. Dalam partai final kompetisi bobotoh pada event Bintang Bola 2018 wilayah Kota Banjar itu mempertemukan bobotoh asal Mekarharja, melawan bobotoh asal Raharja dengan hasil akhir 2-1.
Acara yang digelar di lapang sepakbola Desa Sinartanjung, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, Minggu (09/09/2018), menghasilkan tiga bobotoh sebagai pemain terbaik berdasarkan penilaian Talent Scoting, Zaenal Arif.
Ketiga orang pesepakbola muda berbakat Kota Banjar yang terpilih jadi Bintang Bola 2018 itu adalah Devi dan Yoga dari bobotoh Raharja, serta Egi dari bobotoh Mekarharja. Mereka akan digabungkan bersama 18 pemain lain dari lima kota penyelenggaraan ajang Bintang Bola 2018.
Nantinya, tim tersebut akan digembleng berlatih secara khusus dan bakal dihadapkan dengan para pemain Persib senior dan Persib Legend dalam acara Bigbang Bintang Bola salah satu produk kopi ternama.
“Tiga orang pemain sepakbola Kota Banjar terpilih itu jadi bagian Bintang Bola 2018. Mereka akan dilatih dan tanding dengan Persib senior dan Persib Legend sekitar bulan November-Desember 2018,” kata Zaenal Arif, saat mengumumkan bobotoh/pemain pilihannya tersebut.
Menurutnya, dengan terpilihnya tiga bobotoh ini menandakan pemain sepakbola muda berbakat di Kota Banjar ternyata ada. Zaenal Arif pun berharap, talenta muda asal Kota Banjar ini bisa mendongkrak kulitas sepakbola bagi daerahnya sendiri.
Sementara itu, Yoga dan Devi, saat ditemui Koran HR usai menerima piagam penghargaan Bintang Bola 2018, keduanya sama-sama mengaku terkejut atas terpilihnya menjadi bagian 18 pemain Bintang Bola 2018.
“Tidak nyangka dan tak terpikirkan sama sekali akan terpilih. Ya bersyukur, semoga kami bertiga bisa membawa nama baik Kota Banjar,” ucap Devi.
Ketua Bobotoh Maung Bandung Sejati (BOMB) Korda Kota Banjar, Ajat Sudrajat, mengungkapkan rasa bangganya karena ada perwakilan bobotoh di wilayah Kota Banjar jadi Bintang Bola, yang selanjutnya bakal dilatih khusus dan bertanding dengan tim Persib.
“Alhamdulillah, ada bobotoh Kota Banjar terpilih Bintang Bola 2018. Semoga mereka nantinya mampu bersaing dengan rekan pemain terpilih lainnya dari daerah lain. Semoga pula berlanjut terekrut jadi bagian pemain diklat Persib,” harapnya.
Sedangkan, terkait animo bobotoh foto bareng dengan pemain Persib di acara ini, menurut Ajat, itu merupakan sebuah ajang bisnis yang dilakukan pihak sponsor. Pasalnya, bobotoh harus menukarnya dengan kupon dari pembelian produk tersebut.
Di tempat yang sama, Ketua Panitia lokal Karang Taruna Artabaya Desa Sinartanjung, Asep Hendra, mensyukuri kegiatan yang dilaksanakannya bersama salah satu pihak sponsor Persib dari awal hingga hari terakhir, ternyata mendapat animo bobotoh Kota Banjar yang tinggi.
“Alhamdulillah, animo bobotoh tinggi, semoga bisa kembali digelar ajang serupa di tahun depan di Kota Banjar,” ucap Asep.
Exco Askot PSSI Kota Banjar, Mamat Abidin, saat menutup acara, mengatakan, ajang keakraban bobotoh melalui kompetisi sepakbola ini merupakan sebuah penghargaan, karena ajang ini bisa terlaksana di Kota Banjar.
“Ajang kompetisi bobotoh pada event Bintang Bola 2018 ini mesti dijadikan motivasi bagi talenta muda untuk kemajuan persepakbolaan Kota Banjar,” tandas Mamat. (Nanks/R3/Koran-HR)