Berita Pangandaran (harapanrakyat.com),- Diduga akibat korsleting listrik, rumah milik Muhali, warga Dusun Pasirmacan RT 02/RW 02, Desa Pagerbumi, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, dilaporkan terbakar hingga rata dengan tanah, Minggu (02/09/2018) sekitar pukul 02.00 WIB dini hari tadi.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini. Hanya salah satu penghuni rumah mengalami luka bakar ringan saat hendak menyelamatkan diri. Korban pun mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah, termasuk seluruh perabot rumah tangga ikut hangus terbakar.
Menurut Eli Nurleli, tetangga korban, penyebab kebakaran diduga dari kulkas milik korban yang mengalami korsleting listrik. Karena sebelum terjadi kebakaran, salah satu penghuni rumah mencium bau terbakar. Dan tak lama berselang terdengar letupan kecil yang diduga pada kulkas. Saat itu seluruh penghuni rumah tengah pulas tidur.
“Saat salah satu penghuni rumah terbangun, dia mencium bau terbakar. Tak lama berselang terjadi letupan dan kemudian tiba-tiba muncul api yang membakar dinding rumah yang terbuat dari bilik kayu,” ujarnya.
Karena banyak bangunan yang terbuat dari kayu, membuat api dengan cepat merambat dan membesar. “Penghuni rumah yang tengah tertidur pulas langsung terbangun. Penghuni rumah pun sempat terjebak kobaran api,” katanya.
Proses penyelamatan korban, kata dia, cukup dramatis. Sampai-sampai salah satu penghuni rumah mengalami luka bakar saat akan menyelamatkan diri. “Tapi Alhamdulilah semua penghuni rumah bisa diselamatkan. Adapun yang mengalami luka bakar, tidak terlalu parah. Dan langsung dilakukan pengobatan,”ujarnya.
Kerugian keseluruhan akibat musibah ini, lanjut Eli, diperkirakan kurang lebih sekitar Rp. 70 juta, yang terdiri dari hangusnya bangunan rumah dan perabotan rumah tangga yang ikut terbakar. (Ceng2/R2/HR-Online)