Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Sebuah rumah milik Supinah (69), warga Dusun Kertaharja, RT 30/08, Desa Kertahayu, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis sekitar pukul 09.00 WIB ambruk dan rata dengan tanah, Senin (27/08/2018).
Supinah mengatakan, pada saat kejadian dirinya tengah berada di rumah tetangganya. Atas kejadian tersebut, dirinya mengaku sedih lantaran rumah tersebut merupakan satu-satunya tempat ia berteduh.
“Rumah saya ambruk tadi jam 09.00 WIB. Saya sangat sedih karena ini satu-satunya tempat saya berteduh,” lirihnya sambil meneteskan air mata.
Kepala Desa Kertahayu, Saepudin, saat meninjau lokasi kejadian, mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan dari warga bahwa rumah Supinah ambruk dan kini rata dengan tanah.
“Kondisi rumah awalnya memang sudah mengalami kerusakan akibat gempa bumi Tasikmlaya pada Desember 2017 lalu. Karena Bu Supinah tidak memiliki biaya untuk memperbaikinya, maka ia biarkan begitu saja rumahnya yang sudah miring hingga akhirnya ambruk,” jelasnya kepada HR Online.
Karena kejadian ini, Saepudin langsung melaporkannya ke pihak kecamatan dan pihak-pihak terkait, termasuk melakukan koordinasi dengan relawan Baznas Kabupaten Ciamis agar bisa mendapatkan bantuan.
Dari pantauan HR Online di lapangan, aparat desa dibantu oleh warga, aparat Kepolisian dan TNI setempat langsung melakukan evakuasi barang-barang serta material rumah yang hancur. Sementara itu, Supinah untuk sementara tinggal di rumah kerabatnya. (Suherman/R6/HR-Online)