Jumat, April 4, 2025
BerandaArtikelJumlah Pintu Lawang Sewu Ternyata Kurang dari 1.000, Ini Penjelasannya

Jumlah Pintu Lawang Sewu Ternyata Kurang dari 1.000, Ini Penjelasannya

Berita Travel, (harapanrakyat.com),- Lawang Sewu merupakan salah satu landmark Kota Semarang, Jawa Tengah, yang melegenda karena sejarahnya dan juga arsitektur bangunan khas Eropa. Salah satu ciri khas bangunan tersebut adalah pintu yang tinggi serta daun pintu berlipat, dan uniknya satu pintu ada yang memiliki daun pintu hingga enam lapis. Dalam bahasa Jawa, arti dari Lawang Sewu yaitu pintu 1.000. Tapi, benarkan jumlah asli pintunya ada 1.000?

Dilansir KompasTravel, Rabu (28/03/2018), pemandu wisata khusus Lawang Sewu, Krisdani, mengatakan, paling banyak satu pintu ada enam daun pintu, dan ada pula yang empat.

“Pada tahun 2000 ada penghitungan jumlah pintu, dan di awal tahun tersebut Lawang Sewu selesai direstorasi besar-besaran. Setelah restorasi, kita mulai singkronisasi data-data wisata untuk panduan tour guide, salah satunya penghitungan pintu. Yang dihitung itu daun pintunya,” terangnya.

Lebih lanjut Krisdani menjelaskan, setelah dihitung, jumlah pintu sebenarnya ada 928 daun pintu, jadi tidak sampai 1.000. Tetapi saat itu masyarakat sudah biasa menyebutnya Lawang Sewu lantaran memang punya pintu yang sangat banyak.

“Total dari lima gedung, yang paling banyak pintunya gedung A karena paling besar dan sebagai gedung utama. Bangunan ini didirikan mulai tahun 1916-1918. Dahulunya Lawang Sewu punya lima gedung dengan fungsi yang berbeda-beda. Perbedaan itu dikelompokan berdasarkan jenis pekerjaannya,” paparnya.

Krisdani menambahkan, bahwa di dalam gedung A sebagai pusatnya itu diisi oleh orang-orang penting. Sedangkan, di gedung B kebanyakan diisi orang pribumi yang menjadi karyawan bawahan.

Kini berkunjung ke Lawang Sewu dikenakan tiket. Untuk orang dewasa sebasar Rp.10.000 dan anak-anak Rp.5.000. Jika Anda ingin berkeliling bersama pemandu wisata, maka dikenakan biaya tambahan sebesar Rp.50.000 untuk satu rombongan dengan jumlah di bawah 10 orang. (Eva/R3/HR-Online)

Pria Disabilitas Asal Grobogan

Pria Disabilitas Asal Grobogan Jadi Korban Curas di Sumedang, Polisi Buru Pelaku

harapanrakyat.com,- Seorang pria disabilitas asal Grobogan, Jawa Tengah, menjadi korban pencurian dengan kekerasan (curas) di Jalan Raya Sumedang-Subang. Tepatnya di Dusun Sela Awi, Desa...
Contraflow dan One Way

Jadwal Contraflow dan One Way Arus Balik Lebaran 2025

harapanrakyat.com,- Korlantas Polri menerapkan sistem contraflow dan one way guna mengantisipasi kepadatan kendaraan tujuan Jakarta pada arus balik Lebaran 2025. Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit...
Layanan libur lebaran

Permudah Urus Dokumen Kependudukan, Disdukcapil Ciamis Buka Layanan saat Libur Lebaran, Catat Waktunya!

harapanrakyat.com,- Permudah masyarakat urus dokumen, Disdukcapil Ciamis menggelar pelayanan khusus di luar jam kerja. Acara ini berlangsung Kamis (3/4/2025) malam. Pelayanan di luar jam kerja...
Wisata Tanjung Duriat

Momen Libur Lebaran 2025, Wisata Tanjung Duriat di Sumedang Diserbu Pengunjung

harapanrakyat.com,- Mengisi momen libur panjang lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah, ribuan wisatawan memadati wisata Tanjung Duriat yang berada di Pesisir Waduk Jatigede. Tempat ini...
Rainbow Slide Nalisa Cipanten di Majalengka

Menjajal Rainbow Slide Nalisa Cipanten yang Lagi Viral di Majalengka, Favorit Wisatawan saat Libur Lebaran

harapanrakyat.com,- Rainbow Slide di objek wisata Nalisa Cipanten, Kecamatan Sindang, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat sedang viral dan menjadi buruan wisatawan. Luar biasanya, wahana Rainbow...
Kapan ASN Harus Masuk Kantor Usai Lebaran 2025? Ini Jawaban Wamendagri

Kapan ASN Harus Masuk Kantor Usai Lebaran 2025? Ini Jawaban Wamendagri

harapabrakyat.com,- Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) harus sudah masuk kantor pada Selasa tanggal 8 April 2025 seusai libur lebaran. Oleh karena itu, ASN tidak...