Berita Banjar (harapanrakyat.com),- Berhati-hatilah jika anda parkir inap sepeda motor di Stasiun Kereta Api Banjar. Pasalnya, beberapa warga banyak yang mengeluh jika parkir inap di tempat tersebut kerap mengalami ban kempes atau kaca spion hilang.
Seperti dialami Citra (31), warga Perum Balokang, Desa Balokang, Kecamatan Banjar, Kota Banjar. Wanita yang bekerja sebagai honorer di salah satu instansi lingkup Pemerintah Kota Banjar ini mengaku sudah dua kali dirinya mengalami ban sepeda motor Honda Beat warna putih-biru bernopol Z 3638 YL miliknya, kempes saat diparkir inap di Stasiun KA Banjar.
“Kejadian kedua kalinya hari Senin, tanggal 26 Maret 2018, sekitar jam 08.00 WIB. Saya sudah biasa setiap Jum’at sore pasti ke Bandung naik kereta api, dan menitipkan motor di tempat parkir yang ada di stasiun. Motor baru diambil Senin pagi. Tapi saya kaget, sudah dua kali menitipkan motor di sana, ban motor selalu kempes. Setelah diteliti ternyata kedua ban motor sudah tidak ada pentilnya,” tutur Citra, kepada Koran HR, Senin (26/03/2018).
Hal serupa juga dialami Irwan (30), warga Pataruman, Kota Banjar. Dia mengatakan, bulan Februari lalu, dirinya menitipkan motor di parkiran stasiun saat ia pergi ke Yogyakarta. Namun, ketika pulang dan akan mengambil sepeda motornya, Irwan kaget karena ban sepeda motornya sudah kempes.
“Yang lebih dongkolnya lagi, kaca spion sebelah kanannya juga ikut hilang. Ini untuk pertamakalinya dan saya kapok parkir inap di sana. Tapi saya tidak banyak bicara dan terpaksa saya pun mendorong motor mencari tukang tambal ban,” ungkap Irwan.
Sementara itu, Yusep (42), salah seorang juru parkir di Stasiun Banjar, mengaku bahwa dirinya tidak mengetahui kejadian tersebut. Menurutnya, dengan adanya kejadian itu, ia bersama rekan-rekannya akan menyelidiki siapa pelaku tukang gembos ban motor di area parkir Stasiun KA Banjar.
“Ini sudah keterlaluan dan membuat malu para juru parkir yang ada di sini. Kami akan menyelidiki siapa pelakunya, dan kami pun sudah mencurigai ada seseorang yang ingin menjatuhkan reputasi para juru parkir di sini,” ujarnya.
Yusep pun berjanji akan lebih ketat lagi dan menjaga keamanan dan kenyamanan warga yang menitipkan (parkir) sepeda motornya di areal Stasiun KA Banjar. pihaknya juga merasa kecolongan dengan adanya kejadian tersebut. (Hermanto/Koran HR)