Berita Banjar (harapanrakyat.com),- Sejumlah lubang menganga di Jalan Raya Banjar-Langensari, tepatnya di depan Pasar Bojongkantong, Kelurahan Bojongkantong, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, dikeluhkan warga maupaun pedagang. Pasalnya, aktivitas di jalan tersebut selalu ramai sehingga membahayakan para pengendara.
Dari pantauan Koran HR, lubang yang berada di sejumlah titik itu tampak begitu jelas, meskipun tidak di tengah-tengah jalan. Terlebih saat hujan turun, lubang dipenuhi genangan genangan air.
Duhrim (50), warga sekitar, mengatakan, kondisi jalan berlubang tersebut berlangsung sudah cukup lama. Penyebabnya, hujan yang akhir-akhir ini turun dengan kondisi jalan minim saluran pembuangan air membuat air hujan tergenang di jalan. Akibatnya aspal terus terkelupas hingga berlubang yang semakin hari kian membesar.
“Sudah lama ini, tapi tidak juga segera diperbaiki. Padahal, kalau hujan kasihan pedagang yang berjajar di pinggir jalan, karena lapak mereka terciprat air setelah kendaraan melintasi genangan air itu,” ujarnya, kepada Koran HR, Selasa (20/03/2018).
Menurut Duhrim, penyebab air selalu tergenang itu dikarenakan minimnya saluran pembuangan, sehingga air yang ada di jalan tetap bertahan hingga menyebabkan aspal terkelupas.
“Harusnya memang ada saluran pembuangan air yang cukup besar. Di sini ada, cuma kecil, dan itupun kurang maksimal. Buktinya air yang tergenang ini setiap hujan tetap saja terjadi,” imbuhnya.
Duhrim berharap, pemerintah melalui dinas terkait untuk memperhatikan kondisi jalan tersebut. Selain perbaikan jalan berlubang, air yang kerap menerjang jalan di kawasan Pasar Bojongkantong juga bisa secepatnya ditangani.
“Kalau tidak ada lubang di jalan sekitar pasar dan saat hujan airnya ke saluran kan enak, pedagangpun lebih lega saat berjualan, meskipun sedang turun hujan. Jika dibiarkan saja tentunya para pengendara maupun pembeli di sekitar pasar sini jadi malas karena kondisi ini,” pungkasnya. (Muhafid/Koran HR)