Salah satu tradisi masyarakat muslim di Indonesia yang tak bisa dihilangkan saat momen Idul Fitri yakni bagi-bagi tunjangan hari raya atau THR. Pada Lebaran kali ini, jagat maya tengah diramaikan dengan tren tarian unik yang disebut ‘tarian bagi-bagi THR’.
Tarian tersebut telah diikuti cukup banyak pengguna sosial media. Tak ketinggalan sejumlah selebritis pun ikut meramaikan tren tarian yang satu ini.
Gerakan tarian ini memang cukup enerjik. Para pesertanya biasanya berjoget melompat maju mundur ke depan dan ke belakang dengan gerakan kaki yang serempak dan seirama. Para peserta yang menari akan melompat kecil maju dan mundur ke belakang.
Baca Juga: Shalat Tarawih di Masjid Pejabat Jatim Viral, Jemaah Dapat Amplop Rp300 Ribu
Tarian Bagi-bagi THR Tuai Kontroversi
Tarian unik ini kemudian menuai kontroversi lantaran besar dugaan mirip dengan tarian Hora asal bangsa Yahudi. Lantas, apa itu tarian Hora dan dari mana asal usulnya?
Asal Usul Tarian Hora
Tarian Hora sendiri rupanya berasal dari budaya rakyat Israel dan sudah menjadi bagian penting dalam acara-acara tertentu, khususnya bersifat perayaan.
Salah satu acara yang menghadirkan tarian ini yaitu pesta pernikahan. Adapun pada momen tersebut, para tamu akan mengangkat kedua mempelai di kursi sambil menari.
Tarian ini sudah ada sejak pembentukan negara Israel pada tahun 1948 lalu, dan menciptakan identitas budaya yang kuat bagi masyarakatnya.
Salah seorang koreografer pertama Israel menggabungkan elemen dari berbagai tradisi hingga akhirnya melahirkan tarian rakyat yang khas, salah satunya tarian Hora.
Tarian Pesta Pernikahan dan Perayaan Keagamaan Bangsa Yahudi
Selain pesta pernikahan, tarian Hora juga menjadi bagian penting pada acara keagamaan serta perayaan Yahudi.
Gerakannya yang energik dan penuh semangat membuat tarian ini melambangkan kegembiraan, dan solidaritas bangsa Yahudi yang terus berkembang menjadi budaya di Israel hingga saat ini.
Baca Juga: Viral Jamu Beralkohol di Rest Area Mudik, MUI Terbitkan Fatwa Haram
Tarian Hora ini disebut mirip dengan tarian bagi-bagi THR yang tengah ramai di media sosial. Banyak pihak yang menyebut tarian THR mirip tarian Hora.
Tak sedikit warganet pun saling mengingatkan umat muslim untuk lebih berhati-hati dalam mengikuti tren.
Terlebih beberapa budaya bisa saja beresiko menggeser nilai-nilai akidah. Sementara itu masih belum ada tanggapan dari pihak Kementerian Agama mengenai tarian bagi-bagi THR yang mirip dengan tarian Hora bangsa Yahudi. (Revi/R3/HR-Online/Editor: Eva)