harapanrakyat.com,- Tokoh masyarakat menanti gebrakan 100 hari kerja Viman Alfarizi Ramadah-Diky Chandra, Walikota – Wakil Wali Kota Tasikmalaya. Apalagi sejak dilantik sampai saat ini baru menjabat 46 hari.
Tokmas Kota Tasikmalaya Nanang Nurjamil mengatakan, pasangan Walikota dan Wakil Walikota terpilih memiliki program 100 hari kerja. Karena itu sangat wajar jika masyarakat menanti gebrakannya.
Di antara program itu, kata Nanang, seperti Kota Tasikmalaya pintar, gerakan masyarakat sehat atau germas, peningkatan pelayanan publik, serta one hafidz one kelurahan.
“Tentunya, Tasik pintar secara substantif akan terealisasi dalam bentuk kegiatan pembelajaran yang inovatif. Masyarakat tentu menunggu bentuk pembelajaran inovatif dari Walikota dan Wakil Walikota Tasikmalaya itu seperti apa dan bagaimana,” terangnya.
Tentang gerakan masyarakat sehat, sambungnya, Viman-Diky akan melaksnakan program promosi gaya hidup sehat. Tentu masyarakat juga menunggu dan menanti bentuk kegiatan promosi gaya hidup sehat ini nanti seperti apa.
“Apakah secara signifikan berpengaruh terhadap percepatan pelayanan kesehatan. Sehingga tidak perlu lagi ada warga harus menanti berjam-jam untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Hal ini bisa kita lihat kan dan rasakan di berbagai puskesmas, terutama RSUD dr Soekardjo,” jelasnya.
Kemudian tentang pelayanan publik, Viman-Diky akan melakukan efisiensi dan responsivitas terkait dengan pelayanan publik. Selain menunggu gebrakannya, masyarakat berharap pelayanan publik itu benar-benar berjalan secara efisien dan responsif.
Menurutnya, banyak indikator yang bisa menjadi pijakan apakah program itu sukses atau tidak dalam waktu 100 hari.
Bahkan, pihaknya sebagai ormas akan memberikan kritik, saran dan usulan setelah mengetahui hasil program prioritas 100 hari kerja itu.
Soal rencana program untuk membangun masyarakat Kota Tasikmalaya yang religius, kata Nanang, sangat erat dengan urusan tata nilai. Namun pada kenyataannya saat ini masih banyak persoalan, seperti sampah, banjir, kemiskinan, angka stunting yang tinggi, geng motor dan lainnya.
“Kami harap semoga saja berhasil dan berdampak secara signifikan. Mereka juga bisa belajar gebrakannya yang sangat inovatif dari Gubernur Jabar Kang Dedi Mulyadi,” pungkasnya. (Apip/R6/HR-Online)