harapanrakyat.com,- Seorang anak perempuan penyandang disabilitas bernama Alula Wafa Salsabila (8) tertinggal orang tuanya usai turun dari bus angkutan balik lebaran di Bundaran Binokasih, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, pada Rabu (2/4/2025) malam.
Kedua orang tuanya, sempat panik mengejar bus yang sebelumnya ditumpangi dari Tanggerang Banten menuju Sumedang menggunakan ojeg, lantaran salah satu tasnya tertinggal dalam bagasi bus.
Petugas kepolisian dari Satlantas Polres Sumedang bersama PMI pun dengan sigap membantu anak tersebut yang sempat kedinginan karena kehujanan di Pos Terpadu Operasi Ketupat Lodaya 2025.
Anak tersebut diantar menuju pos pengamanan mudik lebaran menggunakan sepeda motor dinas kepolisian, bersama ayahnya yang belum terlalu jauh naik ojeg.
“Saya antar ke Pos Terpadu yang berlokasi di terminal Ciakar menggunakan sepeda motor. Karena pada saat itu saya akan melaksanakan apel malam di Mapolres Sumedang,” kata Teja.
Baca Juga: Aksi Heroik Polisi Selamatkan Balita Kejang-kejang Saat Terjebak Macet di Sumedang
Kondisi yang cukup licin karena diguyur hujan, tidak menyurutkan niat Aipda Teja untuk membantu. Ia pun membawa anak perempuan yang tertinggal tersebut ke Pos Terpadu Pengamanan Mudik Lebaran Sumedang.
“Saya lihat orang tuanya panik. Karena ingin buru-buru ibunya naik motor (ojek) untuk mengejar bus. Kemudian anak itu diturunkan dari gendongannya. Lalu, saya gendong anak itu dan mengajak bapaknya menuju pos terpadu,” ujarnya.
Anak Disabilitas yang Tertinggal Orang Tuanya di Sumedang Diantar sampai Rumah
Kasi Humas Polres Sumedang, AKP Awang Munggardijaya menambahkan, anak tersebut sempat kehujanan dalam perjalanan. Setelah sampai di pos pam terpadu anak tersebut langsung ditangani oleh PMI, petugas kesehatan, dan pihak kepolisian karena kondisinya basah.
“Anak tersebut adalah penyandang disabilitas. Sesampainya di Pos Terpadu, PMI, petugas kesehatan, dan pihak kepolisian segera memberikan perawatan agar kondisinya lebih baik,” jelasnya.
Setelah mendapatkan perawatan, anak bersama orang tuanya diantar menggunakan ambulan PMI menuju kediamannya di Perumahan Blitz 2, Desa Trunamanggala, Kecamatan Cimalaka, Sumedang.
“Kondisi anak tersebut dalam kondisi baik usai berada di rumahnya,” ujarnya.
Sementara itu orang tua dari anak tersebut, Yuyu mengungkapkan rasa syukurnya. Yuyu juga mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh petugas kepolisian, PMI, dan petugas kesehatan.
“Kami sangat berterima kasih atas segala bantuan yang diberikan. Kami sempat panik, tapi semuanya berjalan lancar berkat pertolongan mereka. Semoga kebaikan ini mendapatkan pahala dari Allah SWT,” ujarnya.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Wisata Sumedang yang Cocok untuk Berlibur Bersama Keluarga
Petugas mengimbau kepada pemudik yang baru datang maupun kembali ke tempat perantauan menggunakan kendaraan umum atau pribadi, agar selalu berhati-hati dan mengingat barang bawaan. (Aang/R7/HR-Online/Editor-Ndu)