harapanrakyat.com,- Curah hujan yang terus mengguyur membuat anak Sungai Citalahab di Desa Sukahurip, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, meluap. Akibatnya 12 rumah di kampung Cigintung, Dusun Sambungjaya terendam banjir, Rabu (2/4/2025).
Kepala Desa Sukahurip, Turiman mengatakan, berdasarkan laporan dari Kepala Dusun Sambungjaya, terdapat 12 rumah yang terendam banjir akibat luapan anak Sungai Citalahab.
Anak Sungai Citalahab Meluap, Rumah dan Sawah di Pamarican Ciamis Terendam
Ia menjelaskan, luapan anak Sungai Citalahab diakibatkan oleh derasnya hujan, sehingga air meluber dan masuk ke pemukiman warga.
“Untuk saat ini banjir sudah berangsur surut. Kalau tadi pas sore hari air lumayan besar dengan ketinggian lutut orang dewasa,” terang Turiman.
Selain pemukiman warga, air juga merendam area persawahan yang ada di wilayah tersebut. Bahkan, lanjut Turiman, ia mendapat laporan bahwa ada tanggul yang jebol sehingga air banjir masuk ke pesawahan yang kini sudah masuk masa panen.
Baca Juga: Banjir Rendam Pemukiman Warga di Pamarican Ciamis, Akibat Bendungan Baru?
Sungai Cipamutih Meluap, Hektaran Sawah Terendam
Intensitas hujan yang sangat tinggi juga membuat Sungai Cipamutih di wilayah RT 11/03, Dusun Cigamping, Desa Neglasari, Kecamatan Pamarican meluap. Akibatnya hektaran area persawahan yang tengah memasuki musim panen di wilayah tersebut terendam banjir.
Kepala Desa Neglasari, Padli Efendi mengatakan, persawahan warga yang sudah siap panen kini terendam akibat luapan Sungai Cipamutih.
“Kalau untuk persawahan yang masuk wilayah Desa Neglasari itu luasnya sekitar satu hektaran. Tapi untuk wilayah Desa Sukajaya itu ada sekitar 3 hektaran,” terangnya.
Padli juga menjelaskan, Sungai Cipamutih yang meluap berbatasan antara Desa Neglasari dengan Desa Sukajaya. Sehingga luapannya merendam area persawahan di dua desa tersebut.
“Saat ini padi sudah mulai dipanen. Kalau saja banjirnya tidak segera surut, mungkin petani akan alami kerugian. Padinya bisa-bisa membusuk akibat terendam oleh banjir,” kata Padli. (Suherman/R3/HR-Online/Editor: Eva)