harapanrakyat.com,- Terkait pencurian pohon jati di Ciamis milik Perum Perhutani di wilayah Kerja BKPH Banjar Selatan, Jawa Barat, hasil lidik pihak kepolisian bahwa pelaku pencurian tersebut murni warga sipil.
Kanit Reskrim Polsek Banjarsari, Bripka Wardana mengatakan, polemik dugaan penebangan pohon yang diduga oknum TNI itu tidak benar. Bahkan ia memastikan jika pelaku penebangan tersebut murni warga sipil yang posturnya mirip dengan anggota TNI.
“Mohon maaf tadi saya lagi banyak kegiatan, jadi belum bisa menjelaskan kronologis terjadinya islah antara penebang kayu dengan pihak Perhutani. Dari hasil pengembangan kami ini, kami telah mengamankan beberapa terduga pelaku, yang mana ada salah seorang pelaku yang posturnya memang mirip dengan anggota TNI. Tapi itu bukan anggota TNI,” terangnya, Kamis (27/02/2025).
Menurut Bripka Wardana, hasil pengembangan kasus pencurian tersebut berlangsung cepat. Pihaknya pun berhasil mengamankan pelaku penebangan. Bahkan kedua belah pihak antara Perum Perhutani dan terduga pelaku sudah duduk bersama.
Baca Juga: Pencurian Pohon Jati Milik Perhutani di Ciamis, Pelaku Diduga Oknum TNI
“Kemarin sudah islah. Untuk barang bukti kayunya juga sudah diamankan. Jika dihitung kerugiannya juga kecil, karena hanya 6 pohon berukuran kecil,” katanya.
Adapun terkait dugaan pelaku oknum TNI itu tidak benar. Wardana mengatakan, mungkin warga ada yang salah melihat, sehingga penyampaiannya salah.
“Dan setelah kami dalami, itu tidak ada keterlibatan yang dikatakan oknum TNI itu,” tandasnya.
Diberitakan sebelumnya, pencurian pohon jati di Ciamis, tepatnya di wilayah kerja Perum Perhutani BKPH Banjar Selatan, Petak 91 D, Desa Cigayam, Kecamatan Banjaranyar kembali terjadi.
Menurut Herianto, Asisten Perhutani BKPH Banjar Selatan, aksi pencurian terjadi siang hari. Pelakunya diduga ada keterlibatan dari oknum anggota TNI. (Suherman/R3/HR-Online/Editor: Eva)