harapanrakyat.com – Menjelang bulan Ramadhan, Polres Pangandaran, Polda Jawa Barat lakukan razia atau operasi pekat. Dalam razia tersebut Polres Pangandaran menyasar sejumlah tempat hiburan malam.
Kapolres Pangandaran AKBP Mujianto mengatakan, pihaknya sedang gencar melakukan operasi pekat di beberapa titik.
Baca Juga: Kenangan Warga Pangandaran saat Berburu Kalong Tahun 90-an
“Kita lakukan operasi kewilayahan terpusat, atau operasi pekat dengan sasaran miras, preman, perjudian, prostitusi,” katanya saat diwawancara Kamis (27/2/2025).
Mujianto mengatakan, operasi pekat ini dilakukan Polres Pangandaran demi kenyamanan umat muslim dalam menyambut bulan suci Ramadan.
“Tentu rasa kenyamanan dan keamanan ini juga harus diciptakan bersama-sama,” ujarnya.
Kasat Resnarkoba Polres Pangandaran, AKP Dadang bersama personel dari Sat Narkoba, Sat Sabhara, Sat Reskrim, dan Sat Intelkam, telah melakukan operasi meliputi toko-toko yang menjual minuman keras tanpa izin serta sejumlah tempat hiburan malam di sekitar Pangandaran.
Dalam Operasi Pekat, petugas berhasil mengamankan 36 botol minuman keras dari tiga toko di Kecamatan. Pemilik toko berinisial A (40), R (38), dan S (42) telah dimintai keterangan untuk proses lebih lanjut.
Selain itu, razia juga dilakukan di beberapa tempat hiburan malam di sekitar Pangandaran. Dalam operasi tersebut, petugas menemukan dan menyita 60 botol miras berbagai jenis, seperti Ao, Anggur Merah, Kawa-kawa, Intisari, dan Anggur Kolesom.
Dua orang yang diduga sebagai pengedar minuman keras di lokasi hiburan malam, masing-masing berinisial T (35) dan M (29), turut diamankan. Keduanya saat ini sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Sat Resnarkoba Polres Pangandaran.
Dadang mengatakan kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk Tokoh Masyarakat, tokoh agama, civitas akademi dan komunitas pariwisata yang turut memantau jalannya operasi.
Baca Juga: Bupati Pangandaran Citra Pitriyami Akhirnya Ikut Retret di Magelang
Dengan adanya operasi ini, diharapkan peredaran minuman keras ilegal di Pangandaran dapat ditekan dan situasi kamtibmas tetap kondusif. (Jujang/R7/HR-Online/Editor-Ndu)