harapanrakyat.com – Kawasan Bandung Timur, khususnya wilayah Gedebage, Kota Bandung, Jawa Barat, menjadi potensi langganan banjir ketika memasuki musim penghujan. Sehingga membuat kesulitan masyarakat ketika melakukan aktivitas, termasuk arus lalu lintas.
Baca Juga : Fenomena Banjir Premium di Jakarta Barat Viral, Air Jernih Bikin Warga Heran
Dalam mengurangi potensi banjir tersebut, Pemkot Bandung membangun Kolam Retensi Pasar Gedebage sebagai langkah strategis. Lokasinya berada di bawah jaringan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET), dengan luas 1.749 meter persegi. Sedangkan volume tampungan mencapai 7.515 meter kubik.
Selain itu, juga terdapat dua pompa berkekuatan total 300 liter per detik. Sehingga berfungsi untuk menampung sementara air hujan sebelum memompanya ke sungai.
Pj Wali Kota Bandung, A Koswara mengatakan penanganan potensi banjir harus secara terpadu, melibatkan berbagai sektor dari hulu ke hilir.
“Jadi masih ada 17 ribu meter kubik air dari Sub DAS Cinambo yang belum terkelola. Tetapi kita bisa melihat dampak positifnya, seperti waktu surutnya genangan yang kini lebih cepat,” ungkapnya, Rabu (5/2/2025).
Menurutnya kolaborasi dengan Kabupaten Bandung dan wilayah lain dalam upaya penanganan potensi banjir sangat penting. Maka penanganan banjir harus dilakukan bersama dan lintas sektor.
Baca Juga : Kementerian PU Percepat Pemulihan Infrastruktur Pascabencana di Pekalongan
“Jika di hulu kondisi kritis, maka upaya di hilir akan menjadi sia-sia. Oleh karena itu, koordinasi antar daerah menjadi kunci utama dalam penyelesaian masalah ini,” ujarnya.
Saat ini, jumlah titik genangan potensi banjir di Kota Bandung yang sebelumnya mencapai 68 kini tinggal 6 titik. Pemkot Bandung juga berencana membangun tiga kolam retensi tambahan dalam waktu dekat untuk semakin mengurangi risiko banjir.
“Kami berharap kolam retensi ini dapat memberikan manfaat nyata bagi warga Gedebage dan sekitarnya. Serta menjadi bagian dari solusi jangka panjang dalam pengendalian banjir di Kota Bandung,” katanya. (Rio/R13/HR Online/Editor-Ecep)