harapanrakyat.com,- Polres Kota Banjar, Polda Jawa Barat, akan melakukan tindakan tegas terhadap aksi yang dilakukan oleh kelompok geng motor jika melanggar aturan yang ada. Hal itu bentuk respons atas kejadian dua kelompok diduga geng motor yang terlibat keributan di Jalan Tentara Pelajar, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Banjar, pada Minggu (8/12/2024).
Kapolres Kota Banjar AKBP Danny Yulianto mengatakan, semua masyarakat diimbau tetap tenang. Masyarakat dapat melaporkan kepada petugas jika menemukan indikasi perbuatan yang dilakukan oleh kelompok bermotor.
“Terkait aksi yang dilakukan oleh kelompok geng motor pada dasarnya kami dari Polri akan melakukan tindakan tegas jika melanggar aturan. Masyarakat juga diimbau tetap tenang dan melaporkan ke Polres Banjar,” kata Danny Yulianto, Senin (9/12/2024).
Menurutnya, jika melihat kronologi kejadian keributan kemarin diduga akibat persaingan antara dua kelompok berbeda. Salah satu kelompok mengadakan suatu acara.
Baca Juga: Geng Motor Berulah Lagi, Bacok Warga di Kota Tasikmalaya
“Melihat kronologi sepertinya ini dikategorikan persaingan antara dua kelompok yang berada. Salah satu kelompok ini membuat suatu kegiatan dan kelompok lain merasa tersinggung sehingga sempat terjadi adu argumen dan pertikaian,” terangnya.
Ia menjelaskan, terdapat korban akibat keributan itu, namun setelah dilakukan pengecekan korban tidak membuat laporan karena salah sasaran temannya sendiri. “Untuk dari korban sudah kita datangi. Kelompok motor ini akan mendamaikan,” jelasnya.
Lanjut Danny, sebelumnya juga mendapat laporan adanya aksi yang melibatkan kelompok motor. Pihaknya mengharapkan informasi masyarakat secepat mungkin agar bisa diantisipasi.
“Bisa langsung menelepon ke call center kepolisian 110 itu bebas pulsa dan akan langsung ditanggapi oleh anggota kami 24 jam. Atau bisa berkomunikasi dengan Bhabinkamtibmas setempat,” tambahnya.
Sementara itu, Danny mengimbau kepada seluruh masyarakat terutama orang tua yang memiliki anak remaja agar diawasi pergaulannya. “Khususnya para orang tua untuk menjaga anak-anak remajanya tidak mudah memberikan sepeda motor kepada anak yang masih di bawah umur. Batasi pergerakan di luar rumah terutama di malam hari,” pungkasnya. (Sandi/R9/HR-Online/Editor-Dadang)