harapanrakyat.com,- Sebanyak 6 narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Banjar, Jawa Barat, mendapat pengurangan masa hukuman khusus atau remisi Natal 2024. Penyerahan remisi khusus Hari Raya Natal tersebut berlangsung di Gereja Imanuel Lapas Kelas IIB Banjar, Rabu (25/12/2024).
Kepala Lapas Banjar Amico Balalembang mengatakan, penyerahan remisi khusus Natal tahun ini diikuti oleh 9 orang warga binaan Lapas Banjar yang beragama Kristen.
Pemberian remisi khusus Hari Raya Natal diberikan kepada narapidana beragama Kristen yang telah memenuhi syarat administratif dan substantif. Hal itu sesuai peraturan perundang-undangan.
“Untuk di Lapas Kelas II Banjar sendiri narapidana yang mendapatkan remisi Natal tahun 2024 yaitu sebanyak 6 orang,” kata Amico Balalembang melalui keterangannya.
Ia menyebutkan, narapidana yang mendapat remisi khusus Natal berkaitan pidana umum sebanyak 2 orang. Kemudian pidana terkait PP Nomor 99 sebanyak 4 orang sehingga total ada 6 orang.
Baca Juga: Forkopimda Kota Banjar Pantau Gereja, Pastikan Perayaan Natal 2024 Kondusif
Narapidana Lapas Banjar Dapat Remisi Natal 2024 Masih Jalani Sisa Hukuman
Adapun warga binaan yang diusulkan untuk mendapat remisi khusus Hari Raya Natal susulan sebanyak 3 orang.
Menurutnya, dari 6 orang narapidana yang mendapat remisi Natal tidak ada yang langsung bebas. Tetapi masih harus menjalani sisa masa hukuman.
“Mereka masih harus menjalani sisa masa hukuman karena masa hukuman dikurangi remisi yang diberikan masih belum cukup,” terang Amico.
Lebih lanjut ia mengatakan, pemberian remisi tersebut merupakan bentuk apresiasi. Dan juga penghargaan dari pemerintah bagi warga binaan Lapas yang telah sungguh-sungguh melaksanakan program pembinaan.
Pihaknya berharap pemberian remisi khusus Natal tahun 2024 ini dapat menjadi motivasi bagi warga binaan supaya bisa berkelakuan baik selama jalani masa pidana di Lembaga Pemasyarakatan. Serta menjadikan proses pembinaan berjalan optimal.
“Remisi ini bentuk apresiasi kami kepada warga binaan Lapas Banjar yang telah menjalani program-program pembinaan dengan sungguh-sungguh,” jelas Amico. (Muhlisin/R3/HR-Online/Editor: Eva)