Pada tanggal 31 Oktober 2024 ini akan tayang film terbaru Tanah Air dengan genre horor. Film horor yang bakal tayang di jaringan layar kaca bioskop Indonesia tersebut berjudul Dosa Musyrik. Film ini merupakan garapan dari sutradara Hadrah Daeng Ratu yang juga menggarap film Pantaskah Aku Berhijab (2024).
Tayangan tersebut akan membawa kisah mengenai dampak dari tindakan yang menjadi sebuah dosa besar bernama musyrik. Dalam kepercayaan dan juga ajaran umat muslim, musyrik sendiri sama saja menyembah dan berharap selain kepada Allah SWT atau menyekutukanNya.
Baca Juga: Sinopsis Film Racun Sangga, Sihir yang Bisa Memisah Rumah Tangga
Skenario dan konsep cerita film horor ini merupakan karya dari Bayu Kurnia Prasetya, seorang penulis yang sudah berpengalaman di genre horor. Sebelumnya, Bayu telah sukses menulis skenario untuk beberapa film seperti Waktu Maghrib (2023), Blood Curse (2023), Sakaratul Maut (2024), dan beberapa karya lainnya yang juga mendapat perhatian di kalangan pecinta horor.
Film ini tidak hanya mengandalkan ketegangan melalui elemen jumpscare yang mengejutkan, tetapi juga mengajak penonton menyelami sisi gelap yang lebih dalam. Film ini akan mengeksplorasi bahaya dan konsekuensi menyeramkan dari tindakan-tindakan yang melanggar batas agama dan moral.
Melalui kisahnya, penonton diajak merenungkan dampak dari bermain-main dengan hal-hal terlarang. Di mana kepercayaan dan larangan berhadapan langsung dengan konsekuensi nyata yang menakutkan.
Sinopsis Film Dosa Musyrik
Film ini mengikuti kisah dari seorang pemuda yang bernama Nugie. Ia tengah terjebak dalam kondisi genting, yang mana Nugi kesulitan dalam ekonomi dan juga biaya pengobatan untuk ibunya. Di dalam kondisi terdesaknya itu, Nugie juga terlilit hutang dan menghadapi pilihan yang sangat berisiko.
Pikirannya buntu, alhasil Nugie membawa sang ibu yang sakit itu ke seorang dukun. Dukun tersebut bernama Mbah Narto. Dalam film Dosa Musyrik, keputusannya ini membuat sang adik, Tari, menolak dan tidak setuju sebab apa yang kakaknya lakukan itu bertentangan dengan agama yang mereka yakini.
Akan tetapi, demi kesembuhan ibunya, Nugie tetap nekat untuk pergi. Hingga akhirnya masalah menjadi bertambah rumit saat Nugie mengambil langkah yang salah dan lebih berbahaya. Ia mencuri sesuatu yang berharga di rumah Mbah Narto untuk membayar hutangnya.
Bukan hanya uang saja, tetapi Nugie mengambil keris keramat yang terselip misteri di dalamnya. Usut punya usut, Mbah Narto memperoleh keris itu dengan melalui perjuangan dan penuh dengan pengorbanan besar.
Sejak saat itu, mulai muncul konflik dari film Dosa Musyrik ini. Kehidupan Nugie sangat berubah drastis sebab misteri dan hantu yang muncul dari keris keramat itu menerornya. Keris itu menyimpan kutukan dan sosok makhluk tak kasat mata yang menyeramkan. Teror tersebut membawa Nugie dan keluarganya ke sebuah malapetaka yang tidak terduga.
Daftar Pemain Film
Film yang berlatar belakang kepercayaan Islam dan budaya Jawa ini membawa beberapa bintang film ternama Tanah Air. Adapun pemeran utamanya adalah sepasang suami istri di kehidupan nyata. Berikut adalah bintang film Dosa Musyrik.
1. Marthino Lio berperan sebagai Nugie
2. Delia Husein berperan sebagai Tari
3. Pritt Timothy berperan sebagai Mbah Narto
4. Yati Surachman berperan sebagai Ibu Sumeni
5. Jerio Jefry berperan sebagai Waskito
6. Annisa Hertami berperan sebagai Laksmi
Baca Juga: Sinopsis Film Wanita Ahli Neraka, Wanita yang Berperilaku Tak Lazim
Fakta Menarik Film
Selain memboyong nuansa yang horor mencekam, Dosa Musyrik ini menyampaikan pesan moral. Film ini menyoroti perjalanan hidup dengan proses yang benar dan sesuai syariat tanpa harus mengandalkan cara instan yang melanggar nilai kehidupan dan agama.
Film ini membawa keputusan, baik di dunia nyata atau mengenai hal mistis yang punya dampak dan konsekuensinya masing-masing. Melalui pemeran utama, film ini akan memberi peringatan kepada penonton bahwa hutang yang tidak bersifat finansial itu berbahaya dan bisa jadi beban.
Lokasi Syuting
Untuk lokasinya, suasana proses syuting memiliki nuansa atmosfer yang kental akan mistisnya, misalnya pabrik gula tua. Lokasi tersebut memberi tantangan tersendiri untuk para kru film dan juga pemain.
Marthino sendiri membeberkan bahwa suasana yang ada di lokasi syuting sangat mendukung jalannya film. Kondisi pabrik yang gelap, banyak karat, hingga lembab menciptakan pengalaman syuting jadi lebih mencekam.
Mengambil Tema Kebudayaan Jawa
Film horor ini ini membawa tema budaya Jawa, seperti adanya keris yang merupakan simbol tradisional. Benda tersebut menjadi sorotan dan merupakan salah satu elemen penting karena mampu menciptakan kesan mistis.
Baca Juga: Sinopsis Film Danyang: Mahar Tukar Nyawa, Kisah Pesugihan dan Tumbal
Aktor asli dari Yogyakarta, Landung Singa Tupang dan juga Pritt Timothy turut hadir guna mendukung pengembangan karakter film. Adanya interaksi dengan kepercayaan masyarakat lokal dan benda sakral dalam budaya Jawa menjadi salah satu hal penting di dalam film Dosa Musyrik ini. (R10/HR-Online)