harapanrakyat.com,- Pj Bupati Ciamis, Budi Waluya mengumpulkan kepala SKPD di Pemerintah Kabupaten Ciamis untuk melakukan Rapat Koordinasi (Rakor) Pemberantasan Korupsi, Selasa (5/11/2024) di Aula Setda Ciamis, Jawa Barat.
Rakor Pemberantasan Korupsi Pemerintah Kabupaten Ciamis itu bersama dengan Tim Satgas Korsup Wilayah II Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Baca Juga: Usai Melantik Pj Bupati Ciamis, Bey Minta Budi Waluya Efisiensikan APBD
Rakor tersebut juga merupakan kegiatan pertama Pj Bupati Ciamis, Budi Waluya setelah dilantik menggantikan Engkus Sutisna yang memasuki masa pensiun.
Budi Waluya mengatakan, korupsi masih menjadi salah satu permasalahan yang dihadapi di Indonesia. Berdasarkan data statistik, banyak tindak pidana korupsi yang ditangani oleh KPK sejak berdiri tahun 2004 sampai 2023.
Dari data tersebut, lanjut dia, instansi dengan jumlah pelaku tertinggi yakni Pemerintah Daerah atau Pemerintah Provinsi dan kabupaten/kota, yakni sebesar 53 persen.
“Maka dari itu, upaya pencegahan korupsi dalam Pemda harus dilaksanakan secara masif oleh seluruh stakeholder,” ujar Budi dalam sambutannya.
Menurutnya, area, indikator dan sub indikator yang telah dibahas oleh KPK bersama Kemendagri dan BPKP itu merupakan pintu masuk untuk pencegahan korupsi di pemerintah daerah.
Pencegahan tersebut diharapkan dapat meminimalisir celah-celah korupsi di daerah dan juga mampu menurunkan kasus korupsi.
“Kunci keberhasilan dalam manajemen perubahan adalah komitmen tinggi dalam pelaksanaannya. Dalam hal pencegahan korupsi daerah, keberhasilan upaya pencegahan korupsi memerlukan komitmen tinggi. Diawali dengan komitmen beserta jajaran termasuk unsur DPRD,” tuturnya.
Pemberantasan Korupsi di Ciamis Perlu Komitmen Bersama Semua Pihak
Budi menyebut, pihaknya menyadari komitmen kepala daerah beserta jajaran, unsur legislatif, dan dukungan masyarakat sangat diperlukan. Terutama dalam konsistensi pencegahan pencegahan korupsi yang berkelanjutan.
“Kami mengundang peran serta dan sinergi bersama seluruh stakeholder terkait dalam rangka pembangunan sistem pencegahan korupsi daerah yang kuat,” ucapnya.
Budi juga mengucapkan terima kasih kepada tim satgas kordinasi dan supervisi wilayah II KPK yang sedang bertugas melakukan koordinasi serta supervisi dalam kegiatan rapat koordinasi pemberantasan korupsi terintegrasi di Pemkab Ciamis.
Baca Juga: Pj Gubernur Jabar Lantik Budi Waluya Sebagai Penjabat Bupati Ciamis
“Kami berharap agar pencegahan korupsi tidak hanya dilaksanakan sebatas administrasi belaka. Namun perlu tindakan yang nyata dengan penuh kesungguhan dengan tidak melakukan praktik korupsi,” ucapnya.
“Selain itu kami juga terus berupaya dapat secara mandiri melakukan inovasi sebagai bentuk komitmen implementasi pemberantasan korupsi,” pungkasnya. (Feri/R7/HR-Online/Editor-Ndu)