harapanrakyat.com – Kabupaten Bandung dan Kota Sukabumi, Jawa Barat, terdampak banjir seusai hujan ekstrem yang terjadi pada Selasa (5/11/2024). Akibatnya, lima kecamatan di Kabupaten Bandung dan 54 titik di Kota Sukabumi terendam banjir.
Baca Juga : Tinjau Lokasi Banjir Bandang Banjaran Wetan, Sahrul Gunawan: Pembangunan Jangan Abaikan Lingkungan
Dengan kejadian tersebut, Pj Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin meminta seluruh warga Jawa Barat untuk mewaspadai adanya hujan ekstrem. Fenomena itu dapat menimbulkan bencana hidrometeorologi, satu di antaranya banjir. Mengingat, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sudah memprediksi bahwa hujan ekstrem bakal melanda sebagian besar wilayah Jawa Barat.
“Kami mohon kepada seluruh warga Jawa Barat terus untuk berhati-hati, apalagi kalau sedang terjadi hujan ekstrim ya. Memang sudah diprediksi ya hujan ekstrim ini,” kata Bey, Rabu (6/11/2024).
Bey meminta seluruh pemerintah daerah agar membersihkan aliran air di parit atau selokan. Hal tersebut agar tidak ada penyumbatan ketika terjadi hujan ekstrem. Apabila masih memungkinkan, Bey juga meminta untuk melakukan pengerukan sungai. Sehingga, ketika ada hujan ekstrem, air dapat segera mengalir ke sungai dengan lancar.
Baca Juga : Memasuki Musim Hujan, Pj Wali Kota Bandung Minta Seluruh OPD Gerak Cepat Mitigasi Bencana
“Kalau masih ada waktu untuk melakukan pengerukan dan juga pembersihan parit atau selokan itu juga harus dilakukan,” ujarnya.
Menurutnya, evakuasi warga merupakan yang paling ketika terjadi banjir. Kemudian, ketika terjadi hujan ekstrem, pihak terkait harus sesegera mungkin untuk mengingatkan warga untuk berlindung di tempat aman.
“Evakuasi warga paling penting, kalau terjadi banjir evakuasi. Kalau terjadi hujan cukup deras dan berdurasi lama, ingatkan warganya untuk berlindung tempat yang aman,” tuturnya.
Bey pun akan segera meninjau lokasi yang terdampak banjir karena hujan ekstrem di Kabupaten Bandung dan Kota Sukabumi. “Saya ke Kabupaten Bandung dulu dan lanjut ke Kabupaten Sukabumi,” kata Bey. (Reza/R13/HR Online/Editor-Ecep)