harapanrakyat.com,- Debat kandidat pertama Pilkada 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Banjar, Jawa Barat tegaskan pendukung pasangan calon tidak boleh membawa atribut kampanye.
Berdasarkan informasi, KPU Kota Banjar akan menggelar debat kandidat Pilkada 2024 sesi pertama pada Selasa (5/11/2024) besok. Sedangkan tempatnya di Graha Banjar Idaman.
Baca juga: Bawaslu Kota Banjar Saling Lempar Tanggung Jawab Soal APK Paslon Melanggar Aturan
Kadiv Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan SDM KPU Kota Banjar Nurhasanah mengatakan, secara aturan dan tata tertib dalam debat, peserta atau seluruhnya tidak boleh membawa atribut kampanye.
“Kalau untuk peserta dan seluruhnya dalam pelaksanaan debat itu tidak boleh membawa atribut kampanye,” kata Nurhasanah, Senin (4/11/2024).
Bawa Atribut Kampanye Ganggu Ketertiban
Menurutnya, jika nantinya dalam pelaksanaan debat kedapatan ada yang membawa atribut kampanye dan dianggap mengganggu ketertiban. Maka hal itu akan dikoordinasikan dengan Bawaslu.
“Jika nanti ada yang kedapatan membawa mungkin akan kita koordinasikan dengan Bawaslu dan tim pengamanan,” terangnya.
Ia menjelaskan, bagi masyarakat yang ingin menyaksikan debat kandidat pertama ini bisa menyaksikan melalui siaran langsung di youtube resmi milik KPU Kota Banjar.
“Masyarakat bisa menyaksikan pelaksanaan debat nanti melalui siaran langsung di youtube resmi kami,” jelasnya.
Selain itu, KPU Kota Banjar juga sudah menginstruksikan kepada jajaran badan Adhoc untuk melaksanakan nonton bareng kegiatan debat.
Lebih lanjut, dalam pelaksanaan debat sesi pertama ini KPU Kota Banjar, mengambil tema “Mewujudkan Kesejahteraan dan Kemajuan Kota Banjar melalui Peningkatan Dasar yang Efisien dan Berkualitas”.
“Kita ada satu tema yang selanjutnya kita susun kembali ke dalam lima sub tema,” paparnya.
Terpisah, Kapolres Kota Banjar, AKBP Danny Yulianto mengatakan, pihaknya siap melakukan pengamanan pelaksanaan debat sesi pertama besok.
“Ini masih tahapan Pilkada, personel kami siapkan untuk kampanye dan akan kami gunakan juga untuk pengamanan kegiatan debat,” kata Danny Yulianto.
Danny menyebut, ada kurang lebih sebanyak 80 orang personil yang akan bersiap untuk melakukan pengamanan di lokasi, jalur, maupun pasangan calon.
“Titik yang kami amankan mulai dari keberangkatan atau sekretariat paslon, jalur menuju lokasi, sampai di lokasi debat kandidat pertama. Untuk penutupan hanya arus saja agar tidak crowded, tapi untuk PKL tadi hasil kesepakatan rapat tetap boleh selama tidak mengganggu proses debat,” pungkasnya. (Sandi/R6/HR-Online)