Duka mendalam masih menyelimuti keluarga besar Yadi Bachman usai putranya meninggal di Pantai Bali. Terkait pertanda sebelum meninggal, firasat drummer Matta Band tersebut ia sampaikan dalam sebuah konferensi pers.
Baca Juga: Putra Drummer Matta Band Tewas Tenggelam di Bali
Begini Firasat Drummer Matta Band Sebelum Putranya Meninggal Dunia
Mendiang Kaisar Akira Ayman masih menjadi topik hangat di dunia maya. Hingga kini, banyak kerabat dan saudara yang terus memberikan doa dan dukungan bagi pihak keluarga. Dalam sebuah konferensi pers, Yadi Bachman menyampaikan soal firasat sebelum putranya meninggal dunia.
Tidak Ada yang Berani Menolong Kaisar Saat Insiden Terjadi
Kaisar Akira Ayman meninggal dunia usai terseret ombak di Klingking Beach, Bunga Mekar, Nusa Penida, Klungkung, Bali. Insiden naas tersebut terjadi saat ia bersama dengan rombongan SMA IT Insan Sejahtera Sumedang, melaksanakan kegiatan study tour bersama.
Saat insiden terjadi, tidak ada pihak yang berani menolong Kaisar. Setelah terseret ombak dan hilang, tim SAR akhirnya menemukan jenazah Kaisar pada Kamis sekitar pukul 9 pagi waktu Bali.
“Sama temen-temen renang di bawah, yang terseret ombak cuma anak saya. Akhirnya ditemukan sampai jenazah (sudah tidak bernyawa). Dari hari rabu jam 12 waktu Bali ditemukan Kamis jam 9 pagi,” ungkap Yadi Bachman dalam sebuah konferensi pers Zoom.
Baca Juga: Geger! Ziva Magnolya Lamaran, Definisi Diam Tapi Pasti
“Tidak ada yang berani menolong ke tengah dan area itu memang berbahaya sering kejadian serupa terjadi. Tim SAR mencari 2 jam pakai perahu dan belum ditemukan, terus akhirnya saya terbang ke Bali. Salah satu rekan saya melihat ada jasad yang mengambang, akhirnya kita hubungi tim SAR, dan benar itu jasad anak saya,” imbuhnya.
Firasat Yadi Bachman Sebelum Kaisar Meninggal
Yadi Bachman sempat merasakan sebuah firasat sebelum putranya meninggal. Namun, ia tidak pernah berpikir akan kehilangan putranya secepat itu.
Firasat drummer Matta Band tersebut menimbulkan rasa overprotective terhadap Kaisar. Namun, kini ia sudah merasa lebih ikhlas dan tidak mau menyalahkan siapapun.
“Feeling sih enggak, cuma seminggu terakhir timbul rasa overprotective, cuma untuk firasat sampai tenggelam itu nggak ada. Kami pihak korban juga tidak mau menyalahkan pihak manapun, sekolah atau pengelola wisata,” ucap Yadi Bachman.
Baginya yang terpenting adalah jenazah putranya sudah sudah ada. Terkait bagaimana kronologisnya, ia tidak mau ambil pusing.
“Kami tidak mau tahu kronologinya gimana, yang penting anak saya bisa ketemu, kembali ke Sumedang, dan dimakamkan di sini. Kita tidak mau ada masalahlah pokoknya,” ujar Yadi.
Sebagai informasi, pemakaman jenazah Kaisar Akira Ayman telah berlangsung pada Jumat, 01 November 2024 di TPU Cikupa. Proses pemakaman berjalan lancar tanpa ada satu kendala apapun.
Baca Juga: Kabar Duka, Ayah Uya Kuya Meninggal Dunia Usai Mengeluh Sakit
Firasat drummer Matta Band sebelum putranya meninggal tersampaikan melalui sebuah konferensi pers. Dalam kesempatan itu, Yadi menyampaikan bahwa ia merasa lebih overprotective terhadap putranya sebelum meninggal dunia. (R10/HR-Online)