Sabtu, April 5, 2025
BerandaBerita JabarDebat Terakhir Pilkada Garut Diwarnai Saling Sindir Antar Paslon

Debat Terakhir Pilkada Garut Diwarnai Saling Sindir Antar Paslon

harapanrakyat.com,- Debat terakhir Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Garut, Jawa Barat, telah selesai diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Garut pada Rabu (20/11/2024) malam. 

Hajat politik 5 tahunan untuk periode 2024-2029 ini hanya diikuti oleh 2 pasangan calon yakni Helmi Budiman-Yudi Nugraha (nomor urut 1) dan Abdusy Syakur-Putri Karlina (nomor urut 2). 

Baca Juga: Mobil Bak Terbuka Masuk Jurang di Garut, Evakuasi Kendaraan Berjalan Sulit

Aksi Saling Sindir Antar Paslon dalam Debat Terakhir Pilkada Garut

Debat terakhir Pilkada Garut sempat memanas kala antar paslon melemparkan pertanyaan bernada sindiran. Momen itu terjadi ketika calon wakil bupati nomor urut 2, Putri Karlina mengajukan pertanyaan kepada calon wakil bupati nomor urut 1, Yudi Nugraha. 

“Koalisi pasangan nomor 1 lebih sedikit dibandingkan pasangan nomor 2. Bagaimana Anda memandang untuk mengkonsolidasi untuk bisa rukun antara lawan politik terdahulu dan nanti jika berjalan,” tanya Putri.

Yudi Nugraha, calon wakil bupati nomor urut 1, menjawab dengan senyuman. Ia menegaskan koalisi yang sedikit bukanlah masalah besar.

“Untuk hal seperti itu (koalisi kecil) bukan hanya terjadi kali ini saja, ketika masa Rudy-Helmi (Bupati-Wakil Bupati periode 2019-2024) hanya diusung 10 kursi, namun berhasil membangun kabupaten Garut,” ujar Yudi dilihat dari akun YouTube KPU Garut, Kamis (21/11/2024).

Ia mencontohkan pembangunan infrastruktur seperti jalan baru, pembangunan GOR, serta kerja sama dengan Pemerintah Pusat dalam proyek jalan tol yang menghubungkan Garut dengan kawasan lainnya.

“Kita lihat pembangunan jalan baru, kemudian GOR yang akan digunakan pak Syakur dan bu Putri untuk kampanye akbar. Bahkan sinkronisasi dengan Pemerintah Pusat tentang Getaci, membangun lingkar Musadad dan Cipanas, di mana jalan TOL ini alat transportasi yang spektakuler untuk kemajuan masyarakat Garut,” kata Yudi.

Ketua Partai Tak Mencalonkan Diri di Pilkada Garut

Yudi juga menegaskan, persoalan kolaborasi dengan parlemen itu adalah hal yang biasa. Sebaliknya, yang sulit justru ketua DPC partai yang mampu mencalonkan diri menjadi kontestan Pilkada. 

Yudi dan Helmi pun mengklaim sebagai satu-satunya calon dari ketua Partai PKS dan PPP yang telah mempertanggungjawabkan amanat konstitusi.

“Bagi kami itu bukan kendala, tapi itu tantangan. Jadi permasalahan seperti itu bukan permasalahan yang sulit, yang sulit itu bagaimana pesta demokrasi, ketua partai mampu mencalonkan bupati atau wakil bupati. Itu yang paling susah. Kami di sini, kami hadir mempertanggungjawabkan konstitusi dan amanat Undang-Undang. Ingat ketua partai harus bertanggung jawab, dan menyajikan demokrasi di Kabupaten Garut, itu yang paling susah, itu yang paling berat. Terbukti calon yang hadir dari ketua partai hanya kami,” sindirnya.

Baca Juga: Ada 2 Aksi Buruh di Garut, Tuntutan: Pemerintah Harus Patuh Atas Putusan MK

Putri kemudian merespon sindiran Yudi. Ia mengklaim partainya saat ini tidak mengedepankan ego. Sebaliknya, partainya telah berhasil melakukan kaderisasi sehingga melahirkan calon pemimpin perempuan dan anak muda.

“Terkait sindiran bahwa ketua partai dari kubu kami tidak berhasil, keberhasilan mereka (para ketua partai) adalah mengkaderisasi pemimpin kaum perempuan dan pemimpin anak muda bagi Kabupaten Garut. Yang mana itu lebih berharga daripada sekedar mementingkan egoisme pribadi,” tutup Putri.

Debat terakhir Pilkada Garut yang berlangsung aman dan tertib ini tidak memerlukan pengamanan ekstra dari aparat keamanan. Kedua pasangan calon bubar dengan tertib setelah debat, di bawah pengawalan aparat TNI-Polri. Dengan selesainya debat ini, Pilkada Garut menuju babak akhir, yang akan menentukan siapa yang akan memimpin Garut untuk periode 2024-2029. (Pikpik/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Idul Fitri, Disnaker Ciamis Kembali Buka Pelayanan Selasa 8 April 2025

Idul Fitri, Disnaker Ciamis Kembali Buka Pelayanan Selasa 8 April 2025

harapanrakyat.com,- Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Ciamis, Jawa Barat, memberlakukan penutupan operasional pelayanan. Baik itu pelayanan...
Polres Ciamis Terapkan Rekayasa Lalu Lintas One Way Parsial di Simpang Tiga Sindangkasih

Polres Ciamis Terapkan Rekayasa Lalu Lintas One Way Parsial di Simpang Tiga Sindangkasih

harapanrakyat.com,- Dalam rangka operasi ketupat Lodaya tahun 2025, Polres Ciamis, Jabar, berlakukan sistem one way parsial di Simpang Tiga Sindangkasih Kabupaten Ciamis, pada Jumat...
Puncak Arus Balik, Jumlah Penumpang Bus di Terminal Garut Mulai Alami Peningkatan

Puncak Arus Balik, Jumlah Penumpang Bus di Terminal Garut Mulai Alami Peningkatan

harapanrakyat.com,- Lonjakan penumpang di terminal pemberangkatan bus Guntur Garut, Jawa Barat, mulai terlihat sejak Sabtu (5/4/2025) pagi. Hingga H plus 3. Petugas mencatat sudah...
Mengembalikan Chat Telegram yang Terhapus, Gunakan Fitur Undo

Mengembalikan Chat Telegram yang Terhapus, Gunakan Fitur Undo

Telegram adalah salah satu aplikasi perpesanan instan yang populer dengan berbagai fitur canggih. Namun, terkadang pengguna mengalami masalah kehilangan chat secara tidak sengaja. Jika...
Warga di Kota Banjar Keluhkan Tanah Bekas Galian Pipa Pertamina, Minta Segera Diperbaiki

Warga di Kota Banjar Keluhkan Tanah Bekas Galian Pipa Pertamina, Minta Segera Diperbaiki

harapanrakyat.com,- Warga di Kota Banjar, Jawa Barat, mengeluhkan bekas galian pemasangan pipa Pertamina di wilayah Sukarame, Kelurahan Mekarsari tepatnya di Jalan Kapten Jamhur sebelum...
Zaskia Gotik Melahirkan Anak Ketiga Melalui Persalinan Normal

Zaskia Gotik Melahirkan Anak Ketiga Melalui Persalinan Normal

Kabar bahagia datang dari salah satu keluarga selebriti tanah air, Zaskia Gotik melahirkan anak ketiga. Artis Indonesia yang mengawali karirnya sebagai penyanyi dangdut ini,...