harapanrakyat.com,- Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Daerah (Bappelitbangda) Kota Banjar, Jawa Barat, meralat data jumlah kemiskinan ekstrem tahun 2024. Sebelumnya, Kepala Bappelitbangda Kota Banjar Andi Bastian menyampaikan data tersebut pada Rabu (30/10/2024).
Andi menyebut, bahwa jumlah penduduk miskin pada tahun 2024 mengalami penurunan dari 11.600 pada tahun 2023 menjadi 11.160.
Baca Juga: Pemkot Banjar Klaim Angka Kemiskinan Ekstrim Turun Drastis, Tinggal 77 Jiwa
Kemudian, warga dengan kategori miskin ekstrem di Kota Banjar, juga disebut menurun drastis. Dari 17 ribu jiwa di tahun 2023, menjadi 77 jiwa di tahun 2024 atau 0,04 persen dari jumlah penduduk.
Warga kategori miskin ekstrem adalah warga yang pengeluaran per kapitanya berada di bawah garis kemiskinannya (GK). Adapun garis kemiskinan di Kota Banjar tahun 2024, berdasarkan data BPS yaitu Rp 430.590 per kapita per bulan.
Kepala Bappelitbangda Kota Banjar Akui Ada Kekeliruan Data Kemiskinan Ekstrem Tahun 2024
Saat dikonfirmasi kembali terkait data kemiskinan ekstrem tersebut, Andi mengakui adanya kekeliruan yang ia sampaikan yakni terkait data tahun rilis.
Ia menegaskan, bahwa data tersebut belum ada rilis. Data 0,04 persen atau 77 jumlah kemiskinan ekstrem yang ia sampaikan belum lama ini, merupakan data tahun 2023.
Adapun pada tahun sebelumnya atau tahun 2022, jumlah kemiskinan ekstrem di Kota Banjar sebesar 1,38 persen, dari jumlah penduduk atau 2490 jiwa. Bukan 17 ribu jiwa.
“Jadi kemiskinan ekstrem 0,04 persen atau 77 jiwa itu data tahun 2023. Untuk data tahun 2024 belum ada rilis,” jelas Andi Bastian kepada harapanrakyat com, Selasa (5/11/2024).
Meski ada kekeliruan data tahun kemiskinan ekstrem, namun ia memastikan untuk jumlah angka kemiskinan pada tahun 2024 sudah sesuai dengan data yang Badan Pusat Statistik atau BPS keluarkan.
Jumlah angka kemiskinan di Kota Banjar tahun 2024 yaitu 11.160 jiwa atau 5,85 persen dari jumlah penduduk. Jumlah tersebut menurun, dibandingkan tahun 2023 yaitu 11.600 jiwa atau 6,14 persen.
“Untuk data kemiskinan tahun 2024 itu 11.160 jiwa atau 5,85 persen dari jumlah penduduk. Sedangkan tahun 2023 menjadi 11.600 jiwa. Jadi sudah clear,” katanya.
Baca Juga: Kisah Pasutri Lansia Tidak Mampu di Kota Banjar, Hidup Tanpa Listrik dan Air Bersih
Terpisah Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Banjar, Taufik, membenarkan jumlah kemiskinan di Kota Banjar tahun 2024 tersebut yaitu 11.160 jiwa, atau menurun dari tahun sebelumnya 11.600 jiwa.
Menurutnya data kemiskinan tersebut sudah mencakup di dalamnya jumlah kemiskinan ekstrem di Kota Banjar. Namun ia mengatakan, bahwa data tersebut lebih lengkapnya bisa konfirmasi ke Bappelitbangda.
“Betul. Jumlah penduduk miskin tersebut di dalamnya termasuk miskin ekstrem. Jadi miskin ekstremnya kecil bisa ditanya langsung datanya ke Bappelitbangda,” katanya. (Muhlisin/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)