harapanrakyat.com,- Dalam upaya membangkitkan kembali Batik Ciamisan, Pemerintah Kabupaten Ciamis akan menggelar Ciamis Batik Fest 2024, pada 14 Oktober 2024 mendatang.
Kepala Dinas Pariwisata Ciamis, Budi Kurnia melalui Sekretaris Dinas Pariwisata, Ahmad Yani mengatakan, kegiatan tersebut awalnya dari semangat Pj Bupati Ciamis, Engkus Sutisna yang ingin membangkitkan kembali Batik Ciamisan.
“Nanti kedepannya itu outcome-nya bisa lebih mencintai khasanah budaya khususnya melalui batik. Jadi akan diimbau agar seluruh ASN termasuk BUMN/BUMD di Ciamis setiap hari Kamis menggunakan batik,” katanya, Sabtu (12/10/2024).
Baca Juga: Sejarah Hari Batik Nasional Warisan Budaya Nusantara
Menurutnya, dalam acara Ciamis Batik Fest, tidak hanya kegiatan untuk peragaan batik. Akan tetapi nanti juga ada talk show tentang perbaikan di Kabupaten Ciamis.
Kemudian akan memperkenalkan sejarah batik di Ciamis, dari mulai motifnya, serta ada juga para pengrajinnya.
“Sehingga diharapkan produksi batik di Ciamis kembali bangkit seperti di masa kejayaanya,” tuturnya.
Upaya Pemkab Ciamis Bangkitkan Batik Ciamisan
Selain itu, lanjutnya, dalam kegiatan ini juga ada merancang dan menulis batik. Termasuk lomba mewarnai batik yang di khususnya untuk anak-anak. Hal itu supaya sejak kecil sudah mengenal dan mencintai batik Ciamis.
“Kemudian ada juga kegiatan UMKM. Nanti di acara itu ada pengrajin batik yang bisa memperkenalkan produksinya, termasuk juga UMKM lainnya,” ucapnya.
Ahmad Yani menyebut, jika di Kabupaten Ciamis perajin batik yang masih aktif dan tercatat itu ada di rukun batik. Hanya informasinya melayani sesuai pesanan saja, jadi tidak memproduksi partai besar atau banyak.
“Kemudian yang baru itu ada perajin baru di Kampung Bungur Desa Jalatrang,” terangnya.
Baca Juga: Batik yang Dikagumi Sejak Masa Kolonial Belanda hingga Diklaim Malaysia
Dengan adanya kegiatan Ciamis Batik Fest ini, Ahmad Yani berharap, dapat meningkatkan animo dari semua kalangan masyarakat dalam mengenal batik Ciamis. Dan juga dengan sukarelanya dapat menggunakan batik tersebut.
“Kemudian, efek yang diharapkan nanti bisa bangkitkan kembali batik Ciamisan. Sehingga perajin, pengusaha toko-toko dan lain-lain bisa bangkit, dan secara umum ekonomi masyarakat meningkat,” pungkasnya. (Ferry/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)