Minggu, April 6, 2025
BerandaBerita TerbaruUmair bin Wahab, Mualaf Saat Hendak Membunuh Rasulullah

Umair bin Wahab, Mualaf Saat Hendak Membunuh Rasulullah

Umair bin Wahab adalah salah satu tokoh dari kalangan kafir Quraisy. Ia kemudian memeluk Islam dengan perjalanan spiritual yang menarik. Awalnya, Umair adalah musuh umat Islam, namun setelah peristiwa penting yang menggugah hatinya, ia memutuskan masuk Islam. 

Baca Juga: Hakim bin Hizam, Sahabat Nabi yang Dermawan

Keputusannya ini tidak hanya mengubah hidupnya secara pribadi, tetapi juga memberikan dampak besar di Makkah. Setelah memeluk Islam, Umair memainkan peran signifikan dalam penyebaran agama di kalangan Quraisy, membantu membawa banyak orang kepada ajaran Islam yang penuh kedamaian dan keadilan.

Umair bin Wahab, Berikut Kisah Keislamannya

Umair adalah salah satu pemuka kafir Quraisy di Makkah yang sangat membenci Rasulullah SAW dan umat Islam. Sebagai penentang keras Islam, Umair terlibat langsung dalam berbagai upaya untuk menghentikan penyebaran agama ini, termasuk ikut bertempur melawan pasukan muslim dalam Perang Badar.

Pada saat itu, meskipun pasukan Quraisy berjumlah tiga kali lebih banyak, mereka harus menerima kekalahan telak dari pasukan muslim. Kekalahan ini menjadi salah satu momen penting dalam sejarah Islam, di mana banyak pemimpin Quraisy mulai merenungkan kekuatan dan keadilan Islam.

Anaknya Menjadi Tawanan Umat Muslim

Dalam perang Badar, meskipun pasukan kafir Quraisy menerima kekalahan namun beruntung bagi Umair. Karena ia berhasil selamat dan tidak terbunuh. Sementara itu, temannya yang juga merupakan petinggi kafir Quraisy yaitu Umayyah dan Abu Jahal juga tewas di medan pertempuran. 

Meskipun berhasil selamat, namun ia tetap memiliki luka hati yang mendalam setelah perang tersebut. Ini karena putranya menjadi tawanan umat muslim.

Tawaran untuk Membunuh Rasulullah

Beberapa saat setelah perang Badar, Umar bertemu dan mengobrol dengan Shafwan bin Umayyah yang juga berasal dari kaum kafir Quraisy. Di dekat Hijir Ismail, keduanya membicarakan tentang Perang Badar tentang kekalahan mereka yang telak dan berapa banyak rekannya yang terbunuh. 

Keduanya juga membicarakan dan menghitung berapa jumlah orang dari kaum mereka yang menjadi tawanan umat Islam setelah perang usai. Umair bin Wahab sangat khawatir bahwa kaum muslim akan menyakiti putranya sebagai balasan atas hal buruk yang telah ia lakukan. 

Ia kemudian menyebut ingin membunuh Rasulullah. Namun khawatir karena memiliki hutang serta khawatir bagaimana keluarganya jika ia tidak ada. Mendengar hal tersebut, Shafwan bin Umayyah lantas memberikan tawaran padanya agar datang ke Madinah dan membunuh Nabi Muhammad SAW.

Shafwan mengatakan pada Umair bahwa ia akan membayar seluruh hutangnya serta menjaga dan merawat keluarganya dengan hartanya yang cukup banyak. Mendengar hal itu, Umair lantas langsung setuju dan melakukan persiapan menuju Madinah.

Umar berangkat dengan membawa pedang tajam serta hati penuh kebencian. Selain itu, ia juga meminta pada Shafwan untuk menjaga pembicaraan ini sebaik mungkin dan jangan sampai ada orang lain yang tahu.

Umair bin Wahab Bertemu dengan Rasulullah

Di Madinah, ia langsung menuju masjid untuk mencari Rasulullah dan sesampainya di masjid ia turun dan berjalan dengan membawa pedang. Umar bin Khattab yang saat itu berada di dekat pintu masjid bersama beberapa sahabat lantas mengabarkan hal tersebut pada Rasulullah. 

Baca Juga: Shuhaib bin Sinan, Pedagang yang Selalu Untung

Rasulullah pun meminta agar Umar agar membawa Umair ke hadapannya dan Umar pun langsung menuruti perintah Rasulullah tersebut. Setelah bertemu dan Rasulullah kemudian bertanya padanya tentang apa yang membawanya kesana dan menanyakan apa maksudnya membawa pedang. 

Ia pun menjawab namun dengan kebohongan, yaitu ingin meminta Rasulullah untuk membebaskan tawanan mereka dan meminta mereka bersikap baik padanya. Lalu ia mengatakan jika pedangnya hanyalah pedang jelek yang tidak bermanfaat saat terjadinya Perang Badar beberapa waktu yang lalu.

Rasulullah Tahu Kebenarannya

Rasulullah meminta Umair bin Wahab memberikan jawaban jujur namun ia tetap bersikukuh bahwa tujuan yang ia sebutkan tersebut memang benar adanya. Kemudian Rasulullah mengatakan tentang pertemuannya dengan Shafwan serta rencana keduanya. 

Padahal tidak ada orang lain yang tahu tentang hal tersebut. Umair lantas terkejut dan yakin Rasulullah mengetahuinya karena Allah. Ia pun memutuskan untuk bersyahadat untuk masuk Islam.

Berdakwah di Makkah

Di Makkah, Shafwan terus menanti kabar dari Umair dan misinya hingga kemudian ia mendengar bahwa sang rekan telah memeluk agama Islam. Sementara itu Umair yang mulai menguasai agama Islam akhirnya meminta pada Rasulullah untuk berdakwah para kaum Quraisy di Makkah. 

Rasulullah pun mengizinkannya. Sehingga ia pergi ke Mekkah, menemui Shafwan dan mulai berdakwah hingga banyak orang Quraisy yang masuk Islam.

Baca Juga: Nu’man bin Basyir, Sahabat Nabi yang Meriwayatkan 114 Hadits

Kisah Umair bin Wahab memang cukup menarik dan luar biasa. Ia yang pada mulanya membenci bahkan ingin membunuh Rasulullah SAW justru mendapat hidayah dan akhirnya memeluk agama Islam. Ia bahkan membantu mendakwahkan Islam pada orang Kafir Quraisy di Makkah. (R10/HR-Online)

Hasyim bin Abdu Manaf, Leluhur Rasulullah SAW yang Berpengaruh

Hasyim bin Abdu Manaf, Leluhur Rasulullah SAW yang Berpengaruh

Nama Hasyim bin Abdu Manaf mungkin tidak sepopuler Nabi Muhammad SAW. Tapi perannya sangat besar dalam sejarah Islam. Ia adalah bagian penting dalam rantai...
Lenovo Yoga 9i 2-in-1 Aura Edition, Laptop Premium Bertenaga

Lenovo Yoga 9i 2-in-1 Aura Edition, Laptop Premium Bertenaga

Lenovo Yoga 9i 2-in-1 Aura Edition menjadi salah satu produk andalan Lenovo yang siap meluncur tahun ini. Laptop premium ini sudah mulai tersedia di...
Wisatawan Tewas di Kolam Renang Cipanas Garut

Wisatawan Tewas di Kolam Renang Cipanas Garut, Polisi Olah TKP

harapanrakyat.com,- Seorang wisatawan kolam renang di Cipanas Garut, Jawa Barat, ditemukan tewas tenggelam saat rekreasi, Minggu (6/4/2025). Petugas kepolisian dari Polsek Tarogong Kaler bersama...
Hujan Meteor Lyrid 2025, Fenomena Langit Spektakuler di Bulan April

Hujan Meteor Lyrid 2025, Fenomena Langit Spektakuler di Bulan April

Setiap tahun, langit malam bulan April dihiasi oleh salah satu fenomena alam yang paling dinanti, yaitu hujan meteor Lyrid 2025. Hujan meteor ini berasal...
gebrakan 100 hari kerja

Tokoh Masyarakat Tasikmalaya Menanti Gebrakan 100 Hari Kerja Viman-Dicky

harapanrakyat.com,- Tokoh masyarakat menanti gebrakan 100 hari kerja Viman Alfarizi Ramadah-Diky Chandra, Walikota - Wakil Wali Kota Tasikmalaya. Apalagi sejak dilantik sampai saat ini...
Objek wisata di Kota Banjar sepi pengunjung

Aktivis Prihatin Kota Banjar Sepi Wisatawan saat Libur Lebaran, Anggap Pemkot Gagal 

harapanrakyat.com,- Aktivis GMNI Kota Banjar, Jawa Barat, prihatin dengan kondisi sepinya wisatawan yang berkunjung ke sejumlah destinasi wisata di Banjar saat momen libur lebaran...