Perawatan rumah kayu memang cenderung cukup sulit ketimbang hunian biasa. Namun, hal itu tetap tidak menutup kemungkinan bagi Anda untuk memilikinya. Lantas, bagaimana, sih, tips perawatan rumah model bangunan satu ini? Simak informasi lebih lanjut pada ulasan berikut untuk mengetahui caranya.
Baca Juga: Cara Merawat Halaman Rumah, Pekarangan Tetap Bersih nan Cozy
Tips Umum Perawatan Rumah Kayu
Secara umum, rumah berbahan kayu menawarkan suasana yang sejuk, hangat, dan penuh ketenangan. Karakteristik ini muncul karena kayu memiliki sifat timeless yang dapat menyesuaikan dengan berbagai gaya arsitektur, mulai dari tradisional hingga modern.
Selain itu, rumah kayu juga unggul dalam hal efisiensi energi. Ini karena kemampuannya dalam menjaga suhu interior, sehingga mengurangi kebutuhan penggunaan pendingin atau pemanas.
Namun, memang perlu kita garis bawahi, jika perawatan rumah kayu itu tergolong sulit. Pasalnya, dia terbuat dari material kayu yang mudah berjamur atau kena makan rayap, serta rawan lembab, terutama saat terjadi perubahan iklim yang cepat.
Nah, adapun sejumlah tips merawat rumah kayu, antara lain:
Pilih Jenis Material Kayu Terbaik
Pemilihan material kayu berkualitas sangat penting, baik untuk lantai maupun perabotan. Jika Anda ingin menciptakan rumah kayu yang kuat dan tahan lama, kayu oak adalah pilihan yang tepat karena ketahanannya terhadap udara lembab, sehingga lebih awet saat musim hujan.
Untuk perabotan, disarankan menggunakan kayu jati, mahoni, atau beech. Kayu-kayu tersebut tidak hanya kuat tetapi juga memberikan estetika yang menarik untuk interior rumah.
Rendam Material Kayu Dengan Cengkeh
Agar tahan lama kayu pondasi dan atap rumah bisa Anda rendam terlebih dahulu menggunakan cairan daun cengkeh, bida, nimba ataupun mangrove. Alasannya, karena 4 jenis daun tersebut memiliki semacam senyawa pestisida yang membuat rayap enggan nemplok, apalagi menggerogoti kayu rumah Anda.
Tapi, ingat! Proses perendaman kayu memerlukan waktu yang cukup lama, yaitu sekitar 1×24 jam. Meskipun terlihat lama, langkah ini penting untuk memastikan kayu terawat dengan baik.
Proses pengeringan setelahnya juga membutuhkan waktu, namun metode alami ini telah digunakan sejak zaman dahulu. Meskipun tidak secepat bahan kimia sintetis, cara ini lebih ramah lingkungan dan terbukti efektif dalam memperpanjang umur kayu.
Kurangi Paparan Hujan Saat Proses Konstruksi
Perawatan rumah kayu selanjutnya, yaitu saat proses konstruksi atau pembangunan, usahakan agar materialnya tidak sering terkena paparan hujan. Lantaran semakin sering terkena air hujan, kayu bisa menyusut dan kelamaan akan melengkung.
Inilah yang nanti akan membuat desain rumah tampak tidak sesuai dengan perkiraan awal. Walaupun rasanya tidak mudah untuk menghindari air hujan, tetapi setidaknya paparan dari hal itu bisa berkurang.
Jauhkan dari Hama
Bukan hanya saat proses konstruksi, Anda pun masih harus melindungi rumah dari hama setelah pembangunan selesai. Hama, yakni organisme yang sifatnya merusak komponen, bahkan bisa menyebarkan penyakit kepada manusia, misalnya rayap.
Baca Juga: Cara Mengecat Dinding Kayu Agar Lebih Indah dan Awet
Nah, lantaran kayu rentan terhadap hama, maka Anda perlu melakukan pengecekan rutin dan membersihkannya sesegera mungkin, jika ada hama.
Lindungi Lantai Dari Elemen Keras
Selain hama, Anda juga harus melindungi lantai dari elemen keras sebagai langkah dalam melakukan perawatan rumah. Layaknya bebatuan supaya kayu tidak mudah bengkok atau melengkung. Lindungi juga lantai dari embun, air hujan dan sinar matahari berlebihan dengan cara memasang karpet di atasnya.
Pilih Lapisan Cat Dengan Bahan Terbaik
Pemilihan cat yang sesuai sangat penting untuk menjaga rumah kayu tetap tahan air dan terlindung dari cuaca ekstrem. Gunakan cat khusus eksterior yang mampu menahan paparan sinar matahari, hujan, dan kelembaban tinggi.
Selain itu, lakukan pengecatan ulang secara rutin. Terutama saat warna mulai memudar, atau setidaknya setiap 2 tahun sekali untuk mempertahankan perlindungan optimal pada kayu.
Lakukan Perawatan Secara Rutin
Seperti halnya hunian lainnya, rumah kayu memerlukan perawatan rutin agar tetap awet. Penting untuk melakukan pengecekan berkala untuk memastikan tidak ada bagian yang lapuk atau rusak akibat cuaca dan serangga.
Jika Anda menemukan tanda-tanda kerusakan atau perubahan warna, lakukan pengecatan ulang. Tujuannya adalah untuk menjaga penampilan dan memberikan perlindungan ekstra dari elemen eksternal, sehingga rumah kayu tetap tampak segar dan kokoh.
Baca Juga: Cara Menghilangkan Lalat di Rumah dengan Bahan Murah Meriah
Nah, karena sudah mengetahui sejumlah tips perawatan rumah kayu di atas. Maka Anda pun tidak perlu bimbang lagi untuk membangun tempat tinggal impian bernuansa alam lantaran tidak tahu atau justru pusing memikirkan riwehnya perawatan rumah ke depan. Padahal, jika Anda lihat dari tips tadi sepertinya hal tersebut tidak sesulit yang dibayangkan, bukan begitu? (R10/HR-Online)