Rabu, April 16, 2025
BerandaBerita TerbaruPenyebab Cat Tembok Mengelupas Termasuk Dinding Mengapur

Penyebab Cat Tembok Mengelupas Termasuk Dinding Mengapur

Penyebab cat tembok mengelupas bisa terjadi karena berbagai faktor. Pengecatan dinding biasanya kita lakukan untuk menutupi cacat atau ketidaksempurnaan pada permukaan dinding. Fungsi cat rumah ini juga untuk memberikan tampilan yang lebih menarik pada interior maupun eksterior hunian. 

Baca Juga: Inspirasi Kombinasi Cat Rumah Warna Orange Tua

Pengaplikasian cat yang tepat dapat memperindah dekorasi rumah. Namun, ketahanan cat dinding bervariasi. Dengan demikian dalam beberapa kasus, cat dapat mengelupas meskipun baru saja kita aplikasikan. Oleh karena itu, penting untuk memahami penyebab cat mengelupas agar dapat menghindarinya.

Penyebab Cat Tembok Mengelupas, Pahami Lebih Awal

Salah satu masalah yang sering pemilik hunian hadapi pada dinding rumah adalah cat yang mudah mengelupas. Hal itu tentu saja dapat membuat tampilan dinding menjadi kurang menarik. 

Cat yang terkelupas dapat terjadi akibat berbagai faktor. Dengan memahami penyebabnya, Anda akan lebih mudah mencari solusi yang tepat. Penasaran mengapa cat cepat mengelupas? Temukan jawabannya di sini!

Karena Cat Terlalu Encer

Salah satu penyebab cat tembok mengelupas adalah karena cat yang terlalu encer. Cat yang encer cenderung lebih cepat meresap ke dalam pori-pori dinding, menyebabkan lapisan cat menjadi tipis dan kurang tahan lama. Ketika lapisan cat terlalu tipis, ia lebih rentan untuk retak dan mengelupas.

Selain itu, cat encer mengering lebih cepat, tetapi proses pengeringannya sering tidak merata. Beberapa bagian dapat mengering lebih dulu sementara bagian lainnya masih basah. Perbedaan tingkat kekeringan ini dapat menyebabkan tegangan pada lapisan cat, yang memicu pengelupasan.

Lapisan cat yang tipis akibat pengenceran juga tidak memberikan perlindungan yang cukup bagi dinding dari kelembaban, sinar matahari, dan faktor lingkungan lainnya. Akibatnya, dinding menjadi lebih mudah rusak, dan cat pun ikut mengelupas.

Dinding Kotor dan Berminyak

Dinding yang kotor dan berminyak memiliki permukaan licin yang membuat cat sulit menempel dengan baik. Minyak, debu, atau bahkan residu dari cat lama dapat menghalangi daya rekat cat baru, sehingga cat lebih rentan untuk mengelupas. 

Jika dinding tidak Anda bersihkan dan Anda amplas dengan benar sebelum pengecatan, cat akan kesulitan untuk menempel dengan optimal. Selain itu, kelembaban yang tinggi dapat menyebabkan cat mengelupas karena air terperangkap di balik lapisan cat. 

Untuk menghindari masalah ini, penting untuk memilih cat yang berkualitas baik dan sesuai dengan jenis dinding. Oleskan cat secara tipis dan merata, serta pastikan untuk membiarkan lapisan pertama mengering sepenuhnya sebelum menerapkan lapisan kedua.

Kualitas Cat yang Kurang Bagus

Ini juga bisa jadi penyebab cat tembok mengelupas. Cat dengan kualitas rendah biasanya memiliki daya rekat yang lemah, ketahanan yang rendah terhadap cuaca, dan formulasi yang tidak stabil. Akibatnya, cat cenderung mudah retak, mengelupas, atau bahkan berubah warna seiring berjalannya waktu.

Semakin rendah kandungan pigmen dalam cat, semakin tipis lapisannya, sehingga membuatnya lebih rentan untuk mengelupas. Penggunaan pelarut yang tidak sesuai atau berkualitas rendah juga dapat memengaruhi daya rekat dan daya tahan cat. Selain itu, proses produksi yang tidak tepat dapat menghasilkan cat dengan kualitas yang tidak merata.

Untuk mempersiapkan dinding sebelum pengecatan, bersihkan dengan air sabun untuk menghilangkan kotoran dan sisa-sisa cat lama. Setelah itu, bilas dinding hingga bersih dan pastikan dinding benar-benar kering sebelum mengaplikasikan cat baru.

Dinding Mengapur

Salah satu penyebab cat tembok mengelupas adalah karena dinding mengapur. Dinding yang mengapur akan menunjukkan lapisan putih seperti kapur, yang terbentuk akibat reaksi kimia antara bahan bangunan dengan air atau kelembaban.

Baca Juga: Tips Menerapkan Cat Rumah Gradasi untuk Kesan Estetik

Lapisan kapur ini membuat permukaan dinding menjadi tidak rata, berpori, dan kurang dapat menyerap cat. Akibatnya, cat sulit menempel dengan baik dan lebih rentan untuk mengelupas. Jika lapisan kapur tidak dibersihkan secara menyeluruh sebelum pengecatan, cat baru akan mudah terkelupas.

Untuk mengatasi masalah ini, hilangkan lapisan kapur dengan menggunakan sikat kawat atau alat pengikis untuk mengikis lapisan kapur yang sudah terkelupas. Setelah itu, cuci dinding menggunakan air bersih dan deterjen ringan untuk menghilangkan kotoran serta sisa-sisa kapur. 

Pastikan untuk membilas dinding hingga bersih dan biarkan kering sepenuhnya sebelum mengaplikasikan cat baru.

Menggabungkan Beraneka Macam Cat

Penyebab lain cat mudah mengelupas adalah ketika satu jenis cat Anda gunakan untuk menutupi jenis cat yang berbeda. Contohnya, jika cat berbahan dasar lateks Anda terapkan di atas permukaan yang sebelumnya dilapisi cat berbahan dasar minyak, hal ini dapat mengakibatkan pengelupasan.

Oleh karena itu, penting bagi pemilik rumah untuk mengetahui jenis cat yang telah Anda gunakan sebelumnya dan memilih lapisan cat berikutnya dengan cermat. Memilih jenis cat yang tepat dapat membantu menghindari masalah pengelupasan dan memastikan hasil akhir yang lebih baik.

Kelembaban Tinggi di Sekitar Dinding

Kelembaban yang tinggi di sekitar dinding memang menjadi salah satu penyebab utama cat mengelupas. Berbagai sumber kelembaban, seperti kebocoran pipa, kondensasi, atau cuaca lembab, dapat menyebabkan masalah ini. 

Ketika air meresap ke dalam dinding dan lapisan cat, air yang terperangkap dapat mengakibatkan cat mengembang dan menyusut secara berulang, yang akhirnya menyebabkan pengelupasan.

Selain itu, lingkungan yang lembab juga mendukung pertumbuhan jamur dan lumut, yang dapat merusak struktur cat. Untuk menghindari masalah pengelupasan cat, penting untuk memahami cara aplikasi cat yang tepat dan memastikan dinding dalam kondisi kering dan bersih sebelum Anda cat. Dengan pendekatan yang tepat, hasil cat tembok akan jauh lebih awet dan memuaskan. 

Baca Juga: Rekomendasi Beberapa Pilihan Warna Cat Rumah Klasik Terbaik

Dengan memahami berbagai penyebab cat tembok mengelupas, Anda kini bisa lebih bijak dalam memilih dan mengaplikasikan cat yang berkualitas. Pastikan untuk memilih cat yang tahan lama dan sesuai dengan jenis dinding yang akan dicat. (R10/HR-Online)

Masa Pakai Shockbreaker Mobil, Tahu Kapan Harus Ganti

Masa Pakai Shockbreaker Mobil, Tahu Kapan Harus Ganti

Shockbreaker punya tugas besar, seperti dapat meredam setiap guncangan dari jalan supaya mobil tetap stabil. Tapi, seperti manusia, ini juga punya umur. Kalau sudah...
dokter kandungan yang diduga lecehkan ibu hamil di Garut

Dokter Kandungan Lecehkan Ibu Hamil di Garut Viral, Mantan Istri Buka Suara

harapanrakyat.com,- Dokter kandungan inisial MSF asal Kabupaten Garut, Jawa Barat diduga lecehkan ibu hamil hingga viral di media sosial. Saking viralnya, mantan istri MSF...
Nubia Neo 3 GT, HP Terbaik untuk Aktivitas Gaming

Nubia Neo 3 GT, HP Terbaik untuk Aktivitas Gaming

Nubia Neo 3 GT hadir sebagai salah satu smartphone gaming terbaru yang dirancang untuk memberikan performa maksimal bagi para pengguna. Mengusung desain futuristik yang...
Cafe Perang Candu Tasikmalaya

Ngopi Unik di Cafe Perang Candu Tasikmalaya, Gelasnya Bisa Langsung Dimakan!

harapanrakyat.com,- Di Tasikmalaya, Jawa Barat, ada sebuah inovasi menarik yang membuat momen ngopi jadi lebih seru dan berbeda dari biasanya. Inovasi ini bisa Anda...
Hadits Bicara Baik atau Diam, Anjuran dalam Menjaga Lisan

Hadits Bicara Baik atau Diam, Anjuran dalam Menjaga Lisan

Nabi Muhammad SAW mengajarkan kepada umatnya untuk selalu berbicara dengan baik. Jika mereka tidak mampu, lebih baik untuk diam yang berarti menjaga lisan. Nasihat...
Reaktivasi Jalur Kereta Bandung-Pangandaran

Dedi Mulyadi Prioritaskan Reaktivasi Jalur Kereta Bandung-Pangandaran Demi Dorong Pariwisata

harapanrakyat.com,- Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan komitmennya untuk menghidupkan kembali (reaktivasi) sejumlah jalur kereta api lama di wilayah Jawa Barat, dengan rute Bandung-Pangandaran...