harapanrakyat.com,- Warga di Dusun Priagung RT 10 dan RT 11, RW 04, Desa Binangun, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, Jawa Barat, antre berburu air bersih, Jumat (19/10/2024). Hal tersebut karena sumber air di wilayah itu mengering terdampak musim kemarau.
Sejumlah warga pun terlihat membawa peralatan. Seperti jerigen, ember hingga galon untuk menampung air bersih saat petugas dari BPBD Kota Banjar melakukan distribusi.
Kepala Dusun Priagung, Heri Kiswanto mengatakan, warga di lingkungannya mulai kesulitan mendapat air bersih sejak musim kemarau sekitar 6 bulan yang lalu.
Karena menurutnya, sumur milik warga airnya sudah mulai menyusut dan tidak mencukupi untuk kebutuhan sehari-hari.
Baca Juga: Debit Sungai Citanduy Menyusut, Perumda Tirta Anom Kota Banjar: Berdampak tapi Masih Terkendali
Selain itu, sumur bor yang ada di lingkungan setempat, juga mengalami kerusakan pada bagian mesin, sehingga tidak berfungsi dengan optimal.
“Sumber airnya kering karena lokasinya di atas pegunungan. Kalaupun ada sumber air lokasinya cukup jauh dan harus jalan kaki,” kata Heri kepada harapanrakyat.com, Sabtu (19/10/2024).
Wilayah di Kota Banjar yang Terdampak Krisis Air Bersih sampai Warga Rela Antre Berburu
Lanjutnya menyebut, jumlah warga yang terdampak krisis air bersih akibat musim kemarau di wilayah tersebut sekitar 60 kepala keluarga (KK). Meliputi warga di dua rukun tetangga atau RT.
Sementara untuk memenuhi kebutuhan air bersih, seperti aktivitas memasak dan mencuci pakaian, warga hanya mengandalkan distribusi air bersih dari pemerintah.
“Kami berharap, pihak terkait bisa membantu dengan melakukan distribusi secara rutin agar krisis air bersih ini dapat teratasi,” harapnya.
Terpisah, Kasi Darlog BPBD Kota Banjar, Yudi Andiana mengatakan, untuk krisis air di wilayah tersebut, pihaknya telah melakukan distribusi secara rutin seminggu sekali.
Baca Juga: Sumur Mengering, Warga di Kota Banjar ini Mulai Kesulitan Air Bersih Akibat Kemarau
Adapun untuk sejumlah wilayah yang sampai sekarang masih mengalami krisis air bersih, di antaranya Desa Binangun. Meliputi Dusun Priagung, Pangasinan. Selain itu juga sebagian wilayah di Desa Neglasari.
Menurutnya berdasarkan prediksi BMKG, untuk saat ini seharusnya sudah memasuki musim penghujan. Namun memang untuk di Kota Banjar masih terdapat wilayah yang mengalami krisis bersih.
“Untuk distribusi air bersih secara rutin yang masih berjalan itu di Desa Binangun sama Neglasari. Kami distribusi sesuai dengan permintaan dan kebutuhan warga,” ucapnya. (Muhlisin/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)