Kandungan Surat Maryam ayat 30 memang sudah semestinya umat Islam pelajari. Isi surat ini tentang perkataan Nabi Isa saat bayi bahwa ia merupakan hamba Allah dan akan menjadi nabi.
Baca Juga: Kandungan Surat Hud Ayat 13, Tuduhan Quraisy pada Rasulullah
Selain itu Nabi Isa juga menyatakan bahwa Allah SWT akan memberinya kitab. Kitab tersebut ialah kitab Injil yang menjadi pedoman baginya dan umat-umatnya. Berikut mari kita bahas lebih lanjut secara jelas mengenai kandungan dalam surat Maryam terutama pada ayatnya yang ke 30.
Kandungan Surat Maryam Ayat 30 dan Penjelasannya
Maryam merupakan surat ke-19 dalam Kitab Suci Al Quran. Surat ini terdiri atas 98 ayat dan termasuk ke dalam golongan Makkiyah. Sebab, surat tersebut memang seperti surat-surat lainnya yang Allah SWT turun kepada Nabi Muhammad sebelum hijrah ke Kota Madinah.
Namanya ini diambil karena di dalamnya terdapat kisah luar biasa tentang seseorang bernama Maryam dan juga putranya yaitu Nabi Isa. Surat ini mengandung banyak pelajaran penting dan pesan moral yang mendalam bagi umat Islam.
Salah satu kisah dalam Surat Maryam adalah tentang permohonan Nabi Zakaria kepada Allah SWT agar mendapatkan keturunan. Meskipun saat itu Nabi Zakaria sudah sangat tua dan istrinya mandul, yang secara biologis tidak memungkinkan untuk hamil, Allah SWT dengan kekuasaan-Nya yang tak terbatas mengabulkan doanya.
Allah memberinya seorang anak, yaitu Yahya, yang kemudian juga menjadi nabi. Kisah ini menunjukkan kebesaran Allah dalam mengabulkan doa dan bahwa tidak ada yang mustahil bagi-Nya.
Sebelum ayat 30 dalam Surat Maryam, yang berisi pengakuan Nabi Isa, terdapat kisah Maryam saat hendak melahirkan. Dalam keadaan mengasingkan diri, Maryam harus melahirkan Nabi Isa sendirian di bawah sebuah pohon kurma.
Saat itu, Maryam mengalami rasa sakit yang luar biasa. Namun, Allah SWT menolongnya dengan menyediakan air dan buah kurma masak dari pohon tersebut, yang memberi kekuatan dan dukungan untuk menghadapi situasi tersebut.
Lalu kandungan apa yang terdapat pada ayat ke-30 dalam surat ini? Berikut adalah pembahasannya:
Pengakuan Bahwa Ia adalah Hamba Allah
Ayat ke-30 mengisahkan pengakuan Nabi Isa sebagai hamba Allah di hadapan kaum ibunya, yang menuduh hal buruk terhadap Maryam. Setelah Maryam berhasil melahirkan Nabi Isa, ia menggendong bayinya dan membawanya kembali kepada kaumnya.
Namun, mereka menuduh Maryam telah melakukan tindakan tercela. Dalam keadaan masih bayi dan dalam gendongan ibunya, Nabi Isa berbicara dengan jelas, menyatakan bahwa dirinya adalah hamba serta utusan Allah.
Kandungan Surat Maryam Ayat 30 Pernyataan Nabi Isa Akan Mendapatkan Kitab Injil dari Allah
Dalam ayat ini, tertulis bahwa Nabi Isa menyampaikan bahwa Allah akan memberinya kitab suci, yaitu Injil. Pernyataan ini terbukti ketika Allah SWT menurunkan Injil kepadanya pada usia 30 tahun.
Baca Juga: Kandungan Surat At Talaq Tentang Perceraian dan Waktu Iddah
Kitab Injil Allah SWT turunkan untuk menjadi pedoman bagi kaum Nasrani, pengikut Nabi Isa, agar mereka mengikuti hukum Allah SWT. Isi Injil mencakup beberapa hal, mulai dari penegasan bahwa Allah SWT adalah satu-satunya Tuhan yang harus mereka sembah.
Injil juga membenarkan Kitab Taurat dan menghapus beberapa hukum yang sudah tidak relevan dengan perkembangan zaman saat itu. Selain itu, Injil memuat informasi bahwa setelah Nabi Isa, akan muncul nabi dan rasul terakhir, yaitu Nabi Muhammad SAW.
Pernyataan Akan Menjadi Seorang Nabi
Selain menyatakan bahwa ia akan menerima kitab Injil, kandungan Surat Maryam ayat 30 juga mengungkapkan bahwa Nabi Isa akan Allah SWT angkat menjadi nabi. Pernyataan ini terbukti ketika ia menerima Injil dari Allah.
Saat itu pula ia Allah mengangkat Isa sebagai nabi dan rasul. Nabi Isa merupakan nabi dan rasul terakhir yang berasal dari kalangan Bani Israil dan mendapat anugerah berbagai mukjizat.
Mukjizat pertama yang Allah berikan kepada Nabi Isa adalah kemampuannya berbicara saat masih bayi, di mana ia dapat menjawab berbagai pertanyaan yang diajukan oleh kaumnya. Selain itu, Nabi Isa memiliki mukjizat lain.
Mulai dari menghidupkan burung yang terbuat dari tanah liat, menyembuhkan orang yang buta, serta menghidupkan kembali orang yang telah mati. Nabi Isa juga mampu menurunkan makanan dari langit dan diangkat ke langit oleh Allah ketika penguasa zalim berusaha menyalibnya.
Baca Juga: Kandungan Surat Asy Syu Ara, Tentang Al Quran dan Kisah Nabi
Secara garis besar, kandungan Surat Maryam ayat 30 berisikan tentang pengakuan Nabi Isa ketika ia masih bayi dan berada dalam gendongan ibunya. Nabi Isa yang mendapat mukjizat mengaku bahwa ia adalah hamba Allah yang akan diberi kitab Injil dan bakal menjadi nabi. Pernyataannya tersebut kemudian benar-benar terwujud setelah beberapa tahun kemudian. (R10/HR-Online)