harapanrakyat.com – Kemacetan lalu lintas yang kerap terjadi di wilayah Bandung Raya, menjadi perhatian serius anggota DPR RI, Dadang M Naser. Ia pun akan mendorong kepala daerah, baik Gubernur Jawa Barat maupun bupati/wali kota di Bandung Raya, bersama-sama mencari solusi mengatasi persoalan tersebut.
Baca Juga : Bey Machmudin Minta Koswara Atasi Masalah Transportasi di Kota Bandung
Mantan Bupati Bandung dua periode itu menilai, persoalan kemacetan lalu lintas di Bandung Raya ini akibat belum lengkapnya infrastruktur transportasinya. Untuk itu, ia mengusulkan kepada para calon Gubernur/Wakil Gubernur Jawa Barat, agar memiliki visi terhadap penanganan kemacetan lalu lintas ini.
“Saya mengusulkan para calon gubernur memiliki visi untuk mengatasi kemacetan di Bandung Raya secara terintegrasi. Wilayah itu meliputi Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Bandung Barat, Sumedang, dan Kota Cimahi,” ungkapnya, Jumat (11/10/2024).
Politisi Partai Golkar ini mengungkapkan, sudah saatnya semua wilayah aglomerasi Bandung Raya bahu membahu memikirkan solusi penanganan kemacetan lalu lintas ini. Pasalnya, dampak kemacetan lalu lintas ini berpengaruh terhadap mobilitas masyarakat.
“Anak sekolah banyak yang kesiangan akibat macet. Juga arus pergerakan orang dan barang. Perlu ada solusi agar pergerakan orang dan barang ini terkendali agar tidak terkendala kemacetan,” tuturnya.
Mengatasi kemacetan lalu lintas di Bandung Raya ini, lanjut ia, saat ini belum ada moda transportasi massal sejenis light rail transit atau LRT. Nantinya, LRT ini secara terkoneksi menghubungkan beberapa wilayah di Bandung Raya. Rutenya mulai dari Kota Bandung, Sumedang, Kabupaten Bandung, Cimahi, dan Bandung Barat.
“Kita belum punya LRT kereta api yang posisi relnya di atas (layang). Kalau MRT itu ke bawah tanah biayanya (pembangunan) relatif mahal. LRT ini menghubungkan Kota Bandung dengan wilayah-wilayah lainnya di Bandung Raya untuk mengatasi kemacetan lalu lintas ini,” tuturnya.
Dukungan LRT ini, kata Kang DN (sapaan akrab Dadang Naser), saat ini sudah ada feeder kereta cepat Whoosh di Bandung Barat.
Baca Juga : Hujan Deras Mengguyur Cimahi, Jalan Mahar Martanegara Tergenang Banjir
Atasi Kemacetan Lalu Lintas Bandung Raya, Hadirkan Fly Over
Selain mengusulkan pembangunan LRT, Dadang Naser juga mengusulkan ada penambahan pembangunan jalan layang atau fly over terintegrasi di Bandung Raya. Ia mengusulkan agar ada fly over mulai dari Buah Batu-Bojongsoang-Baleendah. Hal itu pun seiring dengan adanya RSUD Provinsi Jawa Barat Al Ihsan yang berlokasi di Baleendah, Kabupaten Bandung.
“RSUD Al Ihsan menjadi tipe A sebagai rujukan rumah sakit tipe B di Bandung Raya. Untuk arus barang dan orangnya, itu harus ada jalan layang dari Buah Batu ke Baleendah. Minimalnya fly over yang satu jalur,” tuturnya.
Untuk mengatasi persoalan kemacetan lalu lintas ini, Kang DN menambahkan, maka perlu kolaborasi semua pemerintahan di Bandung Raya, termasuk Pemprov Jabar. “Perlu kiranya kita menghilangkan ego sektoral untuk kenyamanan masyarakat umum. Saya akan usulkan ini ke pemerintah pusat, eksekutif dan legislatif Jawa Barat termasuk tingkat kota/kabupaten di Bandung Raya,” ucapnya. (Ecep/R13/HR Online)