harapanrakyat.com,- Dua rumah dan 10 unit motor terbakar hebat saat si jago merah mengamuk. Kebakaran hebat itu terjadi di Kampung Cowal, Desa Sindang Prabu, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Kamis (10/10/2024).
Baca Juga: Kebakaran Ludeskan Tiga Rumah dan Dua Motor di Bandung Barat
Meski tak ada korban jiwa, namun peristiwa kebakaran yang menghanguskan dua rumah warga serta 10 unit motor itu menyebabkan kerugian dengan taksiran mencapai ratusan juta rupiah.
“Kebakaran ini menghanguskan dua unit rumah berukuran 5×6 meter,” kata Ipda Adi Susilo, Kasi Humas Polres Garut, Polda Jabar, Kamis (10/10/2024).
Selain dua rumah milik warga, lanjutnya, kebakaran tersebut juga merembet membakar 10 unit sepeda motor.
“Selain itu, juga menyebabkan satu buah kompresor angin dan beberapa barang elektronik lainnya ikut hangus terbakar,” tambahnya.
Polisi menyebut, asal mula api berasal dari rumah milik Dani (28). Namun mengenai penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.
2 Rumah dan 10 Unit Motor Terbakar Hebat di Garut
Dugaan sementara kebakaran dipicu tungku api kayu yang dibiarkan menyala oleh pemilik rumah. Api kemudian merembet ke bagian dinding rumah yang berbahan bilik bambu, sehingga api dengan cepat membesar.
Baca Juga: Dua Rumah Warga di Garut Hangus Terbakar
“Menurut keterangan saksi di lokasi, kebakaran bermula dari rumah milik Dani, ketika istrinya sedang memasak ketupat menggunakan tungku kayu. Api dari tungku merambat ke dinding rumah yang terbuat dari bilik bambu,” terangnya.
Kemudian, api dari rumah Dani dengan cepat membesar dan menjalar ke rumah milik Karwati (53), yang sedang kosong.
Sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakan api. Petugas dibantu warga memadamkan kobaran api agar bisa padam dan tidak terus merembet ke rumah warga lainnya.
Baca Juga: Tungku Api Menyala Ditinggal Mandi, 1 Rumah di Garut Hangus Terbakar
“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini. Namun kerugian materialnya mencapai sebesar 125 juta rupiah. Saat ini petugas sudah mengevakuasi para korban ke tempat yang lebih aman. Kami juga mengimbau kepada seluruh warga agar lebih waspada terhadap bahaya kebakaran,” pungkas Ipda Adi Susilo. (Pikpik/R3/HR-Online/Editor: Eva)