Akhir-akhir dunia media maya kembali mengejutkan netizen dengan adanya kasus kekerasan dan pelecehan karyawan di kantor. Brandoville Studios yang menjadi lokasi kejadian kasus tersebut.
Baca Juga: Polisi Ringkus Pelaku Pelecehan Seksual Bus Transjakarta
Banyak mantan karyawan dari perusahaan di bilangan Menteng tersebut akhirnya buka suara berkaitan kasus ini lewat media sosial.
Alhasil, berbagai pihak menaruh simpati hingga mencari tahu seluk beluk tentang Brandoville Studios, mulai dari lokasi hingga para pemiliknya.
Cuitan para mantan karyawan ini mengungkapkan jika saat masih bekerja di kantor tersebut, mereka mengalami banyak diskriminasi, rasisme, hingga eksploitasi. Berbagai tindakan itu membuat para karyawan menjadi trauma dan hidupnya terancam.
Dugaan kekerasan dan pelecehan pada karyawan Brandoville Studios dilakukan oleh Co-Owner Brandoville Studios sendiri yang notabene ialah Cherry Lai. Sementara itu, suaminya bernama Ken Lai merupakan pendiri sekaligus CEO kantor tersebut.
Profil dan Perjalanan Brandoville Studios
Studio yang berlokasi di Jalan Sumenep No. 23, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat itu ialah perusahaan yang membuat karya seni atau artwork khusus untuk game.
Selain itu, perusahaan ini juga disebut sebagai studio premium pertama di Indonesia khusus game maupun animasi AAA.
Baca Juga: Turah Parthayana, Youtuber Indonesia Lakukan Pelecehan Seksual
Melansir laman Brandoville Studios, perusahaan yang berdiri tahun 2018 lalu ini menjadi bagian dari Lemon Sky yang mengerjakan animasi untuk game-game legendaris dan terkenal. Game-game tersebut yakni Final Fantasy serta The Last of Us.
Ken Lai yang mendirikan perusahaan ini juga menjabat CEO. Lalu istrinya, Cheery Lai menjabat sebagai Co-Owner.
Ken Lai sendiri menyelesaikan pendidikannya di dua universitas ternama, yakni University of Toronto dan Vancouver Film School di Kanada. Usai studinya selesai, ia memulai karir di EA Sports Kanada tahun 2004.
Selama berkarier tujuh tahun sebagai Lead Artist di sana, ia turut memproduksi berbagai macam game. Sebut saja Fight Night Champion, FIFA, Medal of Honor, dan NBA Live.
Ia juga mengemban tugas sebagai Technical Artist pada game Resident Evil: Operation Raccoon City.
Kemudian tahun 2018, Ken Lai membangun Brandoville Lemon Sky di Indonesia, dan bulan Maret 2020, ia mengubah nama menjadi Brandoville Studios karena sudah menjadi perusahaan independen.
Lalu, perusahaan tersebut akhirnya tutup permanen pada bulan Agustus 2024. Uniknya, para netizen dan mantan karyawan menyambut bahagia. Bahkan mereka terlihat memberikan komentar pada akun Instagram @brandoville_studios.
Baca Juga: Duh Kacian…! Korban Pelecehan Seksual Dipecat dari Sekolah
Hingga saat ini, kasus ini masih dalam tahap penyelidikan polisi. Kabarnya suami istri tersebut saat ini tinggal di luar negeri, dan diduga mendirikan perusahaan baru lagi. (Revi/R3/HR-Online/Editor: Eva)