Minggu, April 6, 2025
BerandaBerita TerbaruSinopsis Film Malam Pertobatan, Membawa Cerita Zaman Orde Baru

Sinopsis Film Malam Pertobatan, Membawa Cerita Zaman Orde Baru

Layar lebar Tanah Air kembali akan menghadirkan film-film terbaik lokal. Mengingat ini sudah memasuki era akhir tahun yang mana ada banyak sekali tontonan seru nantinya. Salah satunya adalah Malam Pertobatan.

Film ini mengusung genre thriller hasil garapan sutradara Dyan Sunu Prastowo. Sebelumnya, Dyan sendiri telah menyutradarai film dengan judul Mantra Surugana.

Baca Juga: Sinopsis Norma: Antara Mertua dan Menantu dari Kisah Nyata

Film tersebut tayang perdana di Jakarta World Cinema (JWC) sejak tanggal 21 sampai 28 September 2024 di CGV Grand Indonesia. Setelahnya, film Indonesia ini akan tayang eksklusif di platform streaming.

Sinopsis Film Malam Pertobatan

Film terbaru dari Falcon Pictures ini akan memboyong alur menegangkan dan seru. Kisah ini merupakan adaptasi dari sebuah cerpen digital milik Ranang Aji SP (penulis) dan telah terbit pada 20 Oktober 2022 lalu di website Kompas.id.

Secara keseluruhan, film tersebut mengangkat kejadian nyata yang ada pada masa kelam Indonesia. Adapun latarnya adalah masa Order Baru di era tahun 1982. 

Film Malam Pertobatan membawa salah satu kisah dari banyaknya peristiwa naas yang hingga kini mungkin masih sangat membekas bagi masyarakat. Film ini memiliki setting tempat di daerah Jawa Tengah, ketika Orde Baru tahun 1982 sedang maraknya isu politik yang panas. 

Muncul banyak petrus atau penembak misterius. Mereka menembaki preman atau orang-orang yang memiliki tato. Fokus utamanya ada pada karakter dengan nama Baron. 

Baron sendiri merupakan seorang preman yang berusia 27 tahun. Laki-laki itu mengurung diri di dalam gudang yang ia perlakukan layaknya rumah.

Baron mengetahui bahwa kedua teman premannya telah mati karena tertembak secara misterius. Laki-laki itu ketakutan sebab Baron juga mungkin bakal jadi sasaran selanjutnya.

Pada cerita pendek Malam Pertobatan, tertulis bahwa, “Tubuhnya beringsut dan tangannya membenahi kain sarungnya. Jantungnya berdebar. Ia merapatkan kain sarung dan jaket secara bersamaan, mengambil nafas melalui hidung dan sekaligus mulut.”

Bayang-bayang dari penembak misterius (petrus) itu terus meneror dan membayangi dirinya. Baron pun akhirnya memiliki keinginan untuk bertobat dan pulang ke ibunya yang paling ia sayang dan cintai.

Sekarang, Baron hanya punya dua pilihan. Menetap di satu ruangan sampai penembak misterius itu menyudahi aksinya dan menghilang. Atau ia harus nekat keluar untuk pulang ke rumah, namun risikonya adalah Baron akan kembali jadi incaran petrus.

Fakta Menarik Film

Hal menarik pada film Malam Pertobatan adalah ceritanya yang mampu membuka pengetahuan mengenai bagian sejarah Indonesia yang begitu kelam, tentunya di masa Orde Baru. Pada masa itu, telah terjadi pembantaian preman yang pelakunya adalah penembak misterius.

Kejadian itu terus berlangsung sepanjang tahun 1982. Melalui film in, penonton akan mengetahui tentang insiden tragis kemanusiaan yang pernah ada di Indonesia. 

Di samping itu, adanya penembak misterius sebenarnya juga berhasil membuat para preman akhirnya bertobat jadi manusia yang lebih baik. Musnahnya preman kala itu membuat masyarakat turut merasa aman kembali dari ancaman preman yang terlalu bar-bar dan kelewatan. 

Baca Juga: Modal Nekad, Film Debut Akting Gempi Bareng Gading dan Gisel

Film ini hadir bertujuan untuk memaknai sejarah masa lalu. Khususnya di kalangan anak muda yang tidak tahu bagaimana kejamnya masa-masa Orba.

Pemain Film

Film tersebut menghadirkan sederet bintang film ternama Tanah Air, yakni Muhammad Khan, Zulfa Maharani, Seteng A, Yuniawan, dan masih banyak lagi.

Profil Muhammad Khan

Muhammad Khan yang memiliki nama asli yaitu Nurdiyanto ini menjadi pemeran utama pada film Malam Pertobatan dengan karakternya yang bernama Baron. Sebelumnya, Khan juga sempat membintangi beberapa film Indonesia, yakni Kucumbu Tubuh Indahku (2019).

Melalui aktingnya tersebut, Khan berhasil mendapat penghargaan, salah satunya adalah Piala Citra dengan kategori Pemeran Utama Pria Terbaik dalam Festival Film Indonesia pada tahun 2019. 

Pria yang lahir pada 28 Maret 1991 di Jepara ini juga kerap muncul di film action Indonesia. Sebut saja film Mencuri Raden Saleh (2022) yang pemeran utamanya adalah Iqbaal, Ari Irham, Angga Yunanda, dan Umay Shahab. Saat itu, Khan berperan sebagai Rama yang merupakan anak dari mantan presiden.

Profil Zulfa Maharani

Zulfa sendiri akan menjadi lawan main dari Khan. Pada film tersebut, Zulfa berperan sebagai gadis Katolik dengan nama Ratna. Perempuan kelahiran 10 Desember 1999 itu sudah menginjakkan kaki di dunia perfilm an Indonesia sejak tahun 2014 silam.

Jauh sebelum membintangi film Malam Pertobatan, Zulfa telah berakting pada film pertamanya dengan judul “Kau dan Aku Cinta Indonesia” sebagai Cahya Larasati. 

Perempuan itu juga membintangi film top Indonesia, “Dilan 1990”, “Dilan 1991”, dan “Milea: Suara dari Dilan” dengan menjadi Rani. Zulfa juga menjadi Nunung pada film “Srimulat: Hidup Memang Komedi”, dan masih banyak lagi film-film yang dibintanginya. 

Baca Juga: Sinopsis Film Dul Muluk Dul Malik, Horror Komedi Mencekam

Tahun ini, ia kembali bermain peran di film besutan Dyan Sunu Prastowo dan akan tayang di CGV Grand Indonesia hingga tanggal 28 September 2024 nanti. Saksikan film Malam Pertobatan di bioskop! (R10/HR-Online)

Pasca Banjir, Bupati Sumedang Tinjau Aliran Sungai Cimande Pastikan Jembatan Pangsor Aman

Pasca Banjir, Bupati Sumedang Tinjau Aliran Sungai Cimande Pastikan Jembatan Pangsor Aman

harapanrakyat.com,- Di tengah hujan deras yang mengguyur wilayah Sumedang, Bupati Dony Ahmad Munir turun langsung ke lapangan memantau aliran Sungai Cimande, khususnya di bawah...
Arus Balik Lebaran, Jalur Alternatif Cadas Pangeran Sumedang Jadi Pilihan Pemotor

Arus Balik Lebaran, Jalur Alternatif Cadas Pangeran Sumedang Jadi Pilihan Pemotor

harapanrakyat.com,- Jalur Cadas Pangeran Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, jadi alternatif jalur bagi pemudik motor, yang kembali ke kota asal setelah pulang kampung dari sejumlah...
Kalahkan Korsel di Piala Asia U17, Ini Komentar Pelatih Timnas Indonesia

Kalahkan Korsel di Piala Asia U17, Ini Komentar Pelatih Timnas Indonesia

Timnas Indonesia menorehkan hasil memuaskan setelah kalahkan Korea Selatan (Korsel) di Piala Asia U17 2025. Pertandingan yang berlangsung di Prince Abdullah Al-Faisal Stadium, Jeddah,...
Sejarah Tebing Breksi Jogja, Berawal dari Tambang Biasa

Sejarah Tebing Breksi Jogja, Berawal dari Tambang Biasa

Tak banyak yang tahu bahwa sejarah Tebing Breksi Jogja menyimpan kisah menarik tentang transformasi luar biasa dari sebuah tambang menjadi destinasi wisata unggulan. Tak...
Rumah Semi Permanen di Cipaku Ciamis Ludes Terbakar Rata dengan Tanah

Rumah Semi Permanen di Cipaku Ciamis Ludes Terbakar Rata dengan Tanah

harapanrakyat.com,- Sebuah rumah semi permanen di Desa Selamanik, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat ludes terbakar. Peristiwa kebakaran tersebut terjadi pada Minggu (6/4/2025) sekitar...
Durian Hill Ciamis, Wisata Air yang Tawarkan Keindahan Pemandangan Gunung Sawal

Durian Hill Ciamis, Wisata Air yang Tawarkan Keindahan Pemandangan Gunung Sawal

Durian Hill Ciamis, objek wisata air dan kolam renang yang berada di kampung Sukamanah, Desa Sukawening, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, kini menjadi destinasi...