Layar lebar Tanah Air kembali akan menghadirkan film-film terbaik lokal. Mengingat ini sudah memasuki era akhir tahun yang mana ada banyak sekali tontonan seru nantinya. Salah satunya adalah Malam Pertobatan.
Film ini mengusung genre thriller hasil garapan sutradara Dyan Sunu Prastowo. Sebelumnya, Dyan sendiri telah menyutradarai film dengan judul Mantra Surugana.
Baca Juga: Sinopsis Norma: Antara Mertua dan Menantu dari Kisah Nyata
Film tersebut tayang perdana di Jakarta World Cinema (JWC) sejak tanggal 21 sampai 28 September 2024 di CGV Grand Indonesia. Setelahnya, film Indonesia ini akan tayang eksklusif di platform streaming.
Sinopsis Film Malam Pertobatan
Film terbaru dari Falcon Pictures ini akan memboyong alur menegangkan dan seru. Kisah ini merupakan adaptasi dari sebuah cerpen digital milik Ranang Aji SP (penulis) dan telah terbit pada 20 Oktober 2022 lalu di website Kompas.id.
Secara keseluruhan, film tersebut mengangkat kejadian nyata yang ada pada masa kelam Indonesia. Adapun latarnya adalah masa Order Baru di era tahun 1982.
Film Malam Pertobatan membawa salah satu kisah dari banyaknya peristiwa naas yang hingga kini mungkin masih sangat membekas bagi masyarakat. Film ini memiliki setting tempat di daerah Jawa Tengah, ketika Orde Baru tahun 1982 sedang maraknya isu politik yang panas.
Muncul banyak petrus atau penembak misterius. Mereka menembaki preman atau orang-orang yang memiliki tato. Fokus utamanya ada pada karakter dengan nama Baron.
Baron sendiri merupakan seorang preman yang berusia 27 tahun. Laki-laki itu mengurung diri di dalam gudang yang ia perlakukan layaknya rumah.
Baron mengetahui bahwa kedua teman premannya telah mati karena tertembak secara misterius. Laki-laki itu ketakutan sebab Baron juga mungkin bakal jadi sasaran selanjutnya.
Pada cerita pendek Malam Pertobatan, tertulis bahwa, “Tubuhnya beringsut dan tangannya membenahi kain sarungnya. Jantungnya berdebar. Ia merapatkan kain sarung dan jaket secara bersamaan, mengambil nafas melalui hidung dan sekaligus mulut.”
Bayang-bayang dari penembak misterius (petrus) itu terus meneror dan membayangi dirinya. Baron pun akhirnya memiliki keinginan untuk bertobat dan pulang ke ibunya yang paling ia sayang dan cintai.
Sekarang, Baron hanya punya dua pilihan. Menetap di satu ruangan sampai penembak misterius itu menyudahi aksinya dan menghilang. Atau ia harus nekat keluar untuk pulang ke rumah, namun risikonya adalah Baron akan kembali jadi incaran petrus.
Fakta Menarik Film
Hal menarik pada film Malam Pertobatan adalah ceritanya yang mampu membuka pengetahuan mengenai bagian sejarah Indonesia yang begitu kelam, tentunya di masa Orde Baru. Pada masa itu, telah terjadi pembantaian preman yang pelakunya adalah penembak misterius.
Kejadian itu terus berlangsung sepanjang tahun 1982. Melalui film in, penonton akan mengetahui tentang insiden tragis kemanusiaan yang pernah ada di Indonesia.
Di samping itu, adanya penembak misterius sebenarnya juga berhasil membuat para preman akhirnya bertobat jadi manusia yang lebih baik. Musnahnya preman kala itu membuat masyarakat turut merasa aman kembali dari ancaman preman yang terlalu bar-bar dan kelewatan.
Baca Juga: Modal Nekad, Film Debut Akting Gempi Bareng Gading dan Gisel
Film ini hadir bertujuan untuk memaknai sejarah masa lalu. Khususnya di kalangan anak muda yang tidak tahu bagaimana kejamnya masa-masa Orba.
Pemain Film
Film tersebut menghadirkan sederet bintang film ternama Tanah Air, yakni Muhammad Khan, Zulfa Maharani, Seteng A, Yuniawan, dan masih banyak lagi.
Profil Muhammad Khan
Muhammad Khan yang memiliki nama asli yaitu Nurdiyanto ini menjadi pemeran utama pada film Malam Pertobatan dengan karakternya yang bernama Baron. Sebelumnya, Khan juga sempat membintangi beberapa film Indonesia, yakni Kucumbu Tubuh Indahku (2019).
Melalui aktingnya tersebut, Khan berhasil mendapat penghargaan, salah satunya adalah Piala Citra dengan kategori Pemeran Utama Pria Terbaik dalam Festival Film Indonesia pada tahun 2019.
Pria yang lahir pada 28 Maret 1991 di Jepara ini juga kerap muncul di film action Indonesia. Sebut saja film Mencuri Raden Saleh (2022) yang pemeran utamanya adalah Iqbaal, Ari Irham, Angga Yunanda, dan Umay Shahab. Saat itu, Khan berperan sebagai Rama yang merupakan anak dari mantan presiden.
Profil Zulfa Maharani
Zulfa sendiri akan menjadi lawan main dari Khan. Pada film tersebut, Zulfa berperan sebagai gadis Katolik dengan nama Ratna. Perempuan kelahiran 10 Desember 1999 itu sudah menginjakkan kaki di dunia perfilm an Indonesia sejak tahun 2014 silam.
Jauh sebelum membintangi film Malam Pertobatan, Zulfa telah berakting pada film pertamanya dengan judul “Kau dan Aku Cinta Indonesia” sebagai Cahya Larasati.
Perempuan itu juga membintangi film top Indonesia, “Dilan 1990”, “Dilan 1991”, dan “Milea: Suara dari Dilan” dengan menjadi Rani. Zulfa juga menjadi Nunung pada film “Srimulat: Hidup Memang Komedi”, dan masih banyak lagi film-film yang dibintanginya.
Baca Juga: Sinopsis Film Dul Muluk Dul Malik, Horror Komedi Mencekam
Tahun ini, ia kembali bermain peran di film besutan Dyan Sunu Prastowo dan akan tayang di CGV Grand Indonesia hingga tanggal 28 September 2024 nanti. Saksikan film Malam Pertobatan di bioskop! (R10/HR-Online)