harapanrakyat.com,- Daya rusak gempa darat yang terjadi pada Rabu (18/9/2024) pukul 09.41 WIB, yang mengguncang wilayah Bandung dan Garut, Jawa Barat, ternyata membuat banyak tempat di Garut mengalami kerusakan. Data terbaru yang sudah diterima Pemerintah Daerah Garut, ada 1.500 rumah terdampak gempa yang tersebar di 6 Kecamatan.
Baca Juga: Ratusan Rumah di Garut Rusak Pasca Gempa Magnitudo 5,0
Saat ini Pemkab Garut, telah menetapkan masa tanggap darurat, sehingga upaya kontribusi kepada masyarakat yang terkena dampak gempa harus maksimal.
Ada 1.500 rumah yang mengalami rusak ringan, rusak sedang dan rusak berat akibat getaran gempa darat berkekuatan 4,9 magnitudo yang terjadi pada Rabu pagi.
Angka itu dikatakan Sekretaris Daerah (Sekda) Garut, usai melakukan rapat penetapan tanggap darurat pasca gempa di Desa Barusari Kecamatan Pasirwangi.
Ribuan rumah yang terdampak gempa itu tersebar di 6 Kecamatan di Garut, yakni Kecamatan Pasirwangi, Kecamatan Cisurupan, Kecamatan Cibiuk, Kecamatan Tarogong Kaler, dan Kecamatan Sukaresmi.
“Tadinya tanggap bencana kini menjadi tanggap darurat. Ini konsekuensi memberikan kontribusi terhadap kondisi masyarakat, yang jelas hampir menyentuh 1.500 rumah,” kata Nurdin Yana, Sekda Garut, Rabu (18/9/2024) malam di lokasi bencana.
Baca Juga: Gempa Darat 5,0 Magnitudo Guncang Garut, Sempat Bikin Panik Jajaran Kepolisian
Pihaknya belum merinci jumlah kerugian materi atas rumah-rumah warga yang mengalami kerusakan. Namun ada jumlah data tambahan korban luka, yang tadinya 1 orang menjadi 5 orang.
Saat ini posko bencana pun telah mulai didirikan untuk keperluan suplai makanan bagi masa tanggap darurat. Warga terdampak gempa di beberapa wilayah tersebut masih khawatir akan gempa susulan. Apalagi pasca gempa pagi tadi, gempa susulan kerap mengguncang Garut. (Pikpik/R7/HR-Online/Editor-Ndu)