Persija Jakarta menahan imbang PSM Makassar di Laga di pekan ke-7 BRI Liga 1 2024/2025, Minggu (29/9/2024) kemarin. Laga tersebut berlangsung di Stadion Sultan Agung.
Meski bermain imbang, namun duel tersebut berlangsung panas, bahkan setelah pertandingan.
Baca Juga: Lawan PSM Makassar, Persija Jakarta Tanding Tanpa Suporter di Bantul
Salah satunya adalah Pelatih Persija, Carlos Pena, yang memberikan sindiran tajam kepada Bernardo Tavares. Carlos menilai pelatih PSM Makassar tersebut terlalu banyak memprotes keputusan wasit.
Ia menilai sikap Tavares tidak bagus untuk permainan sepak bola. Meskipun sang pelatih memang terkenal selalu aktif dari pinggir lapangan.
Di laga tersebut, kedua tim bermain habis-habisan meski skor 1-1. Sehingga, dengan menahan imbang PSM Makassar, Persija harus berbagi poin.
Namun pertandingan berjalan dengan dramatis. Sepanjang 90 menit pertandingan, wasit Steven Yubel Poli mengeluarkan total sembilan kartu kuning. Persija mendapatkan empat kartu kuning sedangkan PSM mengantongi lima.
Sindiran Carlos Pena Pasca Persija Menahan Imbang PSM Makassar
Jalannya pertandingan yang sangat panas, rupanya mengobarkan api semangat Bernardo Tavares. Pelatih PSM Makassar tersebut terlihat beberapa kali memprotes tindakan wasit di lapangan.
Aksi Bernardo Tavares tersebut ternyata tidak berakhir baik. Pelatih Persija, Carlos Pena menilai aksinya merusak performa sepak bola.
Carlos menegaskan, seorang pelatih seharusnya tidak banyak memprotes apa yang terjadi di lapangan. Baik itu protes atas keputusan wasit ataupun tindakan tim lawan.
Terlebih, ungkap Carlos, Tavares memprotes jalannya pertandingan sejak di menit pertama.
“Pelatih yang selalu komplain dari menit pertama, saya kira itu tidak bagus di dalam sepak bola,” ujar Carlos Pena saat sesi konferensi pers setelah pertandingan, pada Minggu (29/9/2024) kemarin.
Carlos menambahkan, aksi protes dari tim lawan seakan ingin membuang-buang waktu pertandingan.
Baca Juga: Paul Munster Syukuri Kemenangan Persebaya atas PSBS Biak
Sindiran Carlos tidak berhenti di situ. Pelatih dari Spanyol ini juga mengkritik Tavares yang ia nilai merusak performa sepak bola.
Ia mengatakan bila tim di lapangan ingin menunjukan performa baik di depan pendukung, cara terbaik adalah dengan bermain sepak bola. Mereka seharusnya dapat fokus bermain.
Setelah menahan imbang PSM Makassar, Persija selanjutnya akan melakoni laga melawan PSIS Semarang. Pertandingan itu akan berlangsung pada tanggal 17 Oktober 2024. (Revi/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)