harapanrakyat.com – Mencegah kembali terjadinya tawuran antar pelajar, DP3AKB dan Dinas Pendidikan Jawa Barat mengaku menyiapkan berbagai upaya. Salah satunya akan terjun langsung ke sekolah memberikan berbagai materi sebagai langkah pencegahan tawuran ini.
Baca Juga : Tawuran Pelajar di Bogor Timbulkan Korban Jiwa, Disdik Jawa Barat Angkat Bicara
Kepala DP3AKB Jawa Barat, Siska Gerfianti mengatakan, materi penyuluhan pencegahan tawuran antar pelajar itu meliputi pengasuhan keluarga. Kemudian juga materi dampak bahaya dari tindak kekerasan serta ancaman atau sanksi.
Namun, itu merupakan upaya dukungan kepada Disdik Jawa Barat yang sudah memiliki langkah-langkah dalam penanggulangan fenomena tawuran ini.
“Upaya kami sendiri dengan pendekatan langsung kepada keluarga-keluarga rentan melalui relawan lapang kami yaitu, motekar maupun teladan KB,” kata Siska.
Ia menambahkan, para pelajar juga harus memanfaatkan waktu luang sebagai salah satu indikator perwujudan kabupaten/kota layak anak. Mereka bisa memaksimalkan fasilitas umum maupun sosial untuk melakukan kegiatan positif di luar jam sekolah. Hal itu agar terhindar dari tawuran antar pelajar.
Ia mengharapkan, para orang tua juga harus meningkatkan perhatian pengasuhan, pengawasan kepada anak-anak. Sebab, pemerintah tidak bisa melakukan pengawasan tunggal terhadap para pelajar. Butuh kerja sama sektoral seluruh pemangku kepentingan.
Baca Juga : Tawuran Pelajar di Padalarang Bandung Barat, Polisi Amankan 16 Orang
“Sebagai orang tua tentunya menjadi hal yang wajar apabila kita geram ketika mendengar adanya tawuran anak sekolah. Bagaimana tidak, anak-anak sebagai generasi muda, yang akan meneruskan melanjutkan pembangunan, memegang harapan besar dari kita semua,” tuturnya.
Sebagai informasi, Pelajar SMK di Kabupaten Bogor menjadi korban meninggal dunia akibat tawuran di Jalan SKB Kandang Roda, Kelurahan Karadenan, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Senin (9/9/2024). Korban itu bernama Ahmad Rafy Al Hakim (17) merupakan peserta didik SMK Bina Teknologi. (Reza/R13/HR Online/Editor-Ecep)