Jumat, April 4, 2025
BerandaBerita BanjarBeredar Video Kota Banjar Disebut Kota Termiskin di Jawa Barat, Begini Faktanya

Beredar Video Kota Banjar Disebut Kota Termiskin di Jawa Barat, Begini Faktanya

harapanrakyat.com,- Beredar video di media sosial dengan narasi “Sederet daerah paling miskin di Provinsi Jawa Barat. Narasi dalam video itu salah satunya menyebutkan Kota Banjar sebagai kota termiskin di Jawa Barat.

Baca Juga: 4 Daerah Terpadat di Jawa Barat Menurut BPS, Mana Saja?

Mulanya video tersebut menyinggung tentang perekonomian di Provinsi Jawa Barat. Menurut narasi yang ada dalam video, meski perekonomian Jawa Barat terbesar di Indonesia, namun pada kenyataannya tidak semua wilayah di Jabar memiliki kemajuan dan ekonomi yang merata. Salah satunya Kota Banjar.

Dalam video yang beredar itu lantas memuat narasi bahwa Kota Banjar sebagai salah satu kabupaten/kota dengan peringkat termiskin nomor satu di Jawa Barat.

Kemiskinan yang terjadi di Kota Banjar tercermin dari rendahnya produk domestik regional bruto (PDRB) yang terbentuk pada tahun 2024 di daerah tersebut.

Daerah dengan luas 131 km2 ini menempati peringkat pertama dengan kemiskinan tertinggi di Jawa Barat. Salah satu daerah dengan PDRB terendah di Jawa Barat adalah Kota Banjar. PDRB Kota Banjar pada tahun 2024 sebesar Rp 3.679,08 miliar.

Selain Kota Banjar, dalam video itu juga mengulas kabupaten/kota lainnya di Jawa Barat, dengan angka kemiskinan tertinggi berdasarkan hasil PDRB yang terbentuk di daerah tersebut.

Kota Banjar Disebut Kota Termiskin di Jawa Barat, Begini Tanggapan BPS

Baca Juga: BPS Kota Banjar Sebut Data Kemiskinan Bakal Satu Pintu

Menanggapi hal tersebut, Statistis Ahli Muda Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Banjar Irma Setiawati menegaskan, tidak relevan menentukan angka kemiskinan dengan PDRB (Produk Domestik Regional Bruto).

Ia menjelaskan, PDRB adalah jumlah nilai tambah dari barang dan jasa yang dihasilkan oleh berbagai unit produksi, di suatu wilayah dalam jangka waktu tertentu.

Perangkat data ekonomi salah satunya adalah PDRB, dapat digunakan untuk melakukan evaluasi kinerja pembangunan ekonomi suatu daerah/wilayah.

Kemudian, PDRB juga dapat dihitung berdasarkan pendekatan produksi, pendapatan, dan pengeluaran. PDRB atas dasar harga konstan dapat digunakan untuk mengetahui pertumbuhan ekonomi dari tahun ke tahun.

“Jadi tidak relevan angka PDRB sebagai penentu angka kemiskinan, karena sumber data dan metodologi serta tujuannya juga berbeda,” kata Irma kepada harapanrakyat.com, Selasa (10/9/2024).

Baca Juga: Validasi Data Kemiskinan, Bappeda Kota Banjar Akan Lakukan Sensus

PDRB Kota Banjar

Ia juga menjelaskan, berdasarkan data BPS Kota Banjar, produk domestik regional bruto atau PDRB yang terbentuk di tahun 2023 berdasarkan harga yang berlaku. Yaitu sebesar Rp 5.246, 65 miliar dengan pertumbuhan ekonomi 4,63 persen.

Sedangkan, PDRB yang terbentuk berdasarkan harga konstan pada tahun 2023 yaitu sebesar Rp Rp 3.679,08 miliar.

Irma menyebutkan, perekonomian di Kota Banjar sendiri berdasarkan data tersebut merupakan perekonomian yang terkecil di Provinsi Jawa Barat.

“Untuk data baru sampai tahun 2023, karena tahun 2024 masih tahun berjalan,” jelasnya.

Berdasarkan data BPS itu juga ternyata Kota Banjar bukan merupakan kota dengan jumlah angka kemiskinan tertinggi di Provinsi Jawa Barat.

Diketahui jumlah angka kemiskinan di Kota Banjar pada tahun 2023 sebesar 6,14 persen dari jumlah penduduk.

“Jumlah penduduk miskin tersebut menurun jika dibandingkan dengan data jumlah kemiskinan tahun 2022 yang saat itu 6,73 persen atau . Adapun jumlah penduduk Kota Banjar pada tahun 2023 sebanyak 207.510 jiwa,” terang Irma Setiawati.

5 Besar Kabupaten/Kota dengan Kemiskinan Paling Sedikit

Terpisah, Kepala Bappelitbangda Kota Banjar Andi Bastian mengatakan, data kemiskinan yang disampaikan dalam narasi video tersebut tidaklah benar.

Berdasarkan data BPS, angka kemiskinan di Kota Banjar pada tahun 2023 sebesar 6,14 persen atau 11.660 jiwa.

Bahkan, persentase penduduk miskin berdasarkan kabupaten/kota di Jawa Barat, Kota Banjar masuk 5 besar kabupaten/kota dengan jumlah penduduk miskin paling sedikit di Jawa Barat.

“Nggak benar. Angka kemiskinan kita 6,14 persen. Berdasarkan data BPS justru Kota Banjar masuk 5 besar kabupaten/kota yang angka kemiskinannya paling sedikit di Jawa Barat,” katanya.

Menurut data BPS, lanjut Andi Bastian, untuk PDRB yang terbentuk pada tahun 2023 di Kota Banjar memang nilainya paling kecil di Jawa Barat. Hal itu karena luas wilayahnya juga yang paling kecil.

Meski begitu data, ia menegaskan bahwa PDRB tersebut tidak ada hubungannya dengan angka kemiskinan. Karena PDRB untuk menggambarkan pendapatan ekonomi suatu daerah.

Baca Juga: Potret Kemiskinan di Kota Banjar, Ternyata Angkanya Mencapai 11.660 Jiwa

“PDRB itu nggak bisa untuk menggambarkan angka kemiskinan, tapi PDRB itu menggambarkan pendapatan ekonomi daerah,” tandasnya. (Muhlisin/R3/HR-Online/Editor: Eva)

Pria Disabilitas Asal Grobogan

Pria Disabilitas Asal Grobogan Jadi Korban Curas di Sumedang, Polisi Buru Pelaku

harapanrakyat.com,- Seorang pria disabilitas asal Grobogan, Jawa Tengah, menjadi korban pencurian dengan kekerasan (curas) di Jalan Raya Sumedang-Subang. Tepatnya di Dusun Sela Awi, Desa...
Contraflow dan One Way

Jadwal Contraflow dan One Way Arus Balik Lebaran 2025

harapanrakyat.com,- Korlantas Polri menerapkan sistem contraflow dan one way guna mengantisipasi kepadatan kendaraan tujuan Jakarta pada arus balik Lebaran 2025. Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit...
Layanan libur lebaran

Permudah Urus Dokumen Kependudukan, Disdukcapil Ciamis Buka Layanan saat Libur Lebaran, Catat Waktunya!

harapanrakyat.com,- Permudah masyarakat urus dokumen, Disdukcapil Ciamis menggelar pelayanan khusus di luar jam kerja. Acara ini berlangsung Kamis (3/4/2025) malam. Pelayanan di luar jam kerja...
Wisata Tanjung Duriat

Momen Libur Lebaran 2025, Wisata Tanjung Duriat di Sumedang Diserbu Pengunjung

harapanrakyat.com,- Mengisi momen libur panjang lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah, ribuan wisatawan memadati wisata Tanjung Duriat yang berada di Pesisir Waduk Jatigede. Tempat ini...
Rainbow Slide Nalisa Cipanten di Majalengka

Menjajal Rainbow Slide Nalisa Cipanten yang Lagi Viral di Majalengka, Favorit Wisatawan saat Libur Lebaran

harapanrakyat.com,- Rainbow Slide di objek wisata Nalisa Cipanten, Kecamatan Sindang, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat sedang viral dan menjadi buruan wisatawan. Luar biasanya, wahana Rainbow...
Kapan ASN Harus Masuk Kantor Usai Lebaran 2025? Ini Jawaban Wamendagri

Kapan ASN Harus Masuk Kantor Usai Lebaran 2025? Ini Jawaban Wamendagri

harapabrakyat.com,- Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) harus sudah masuk kantor pada Selasa tanggal 8 April 2025 seusai libur lebaran. Oleh karena itu, ASN tidak...