harapanrakyat.com,- UPTD Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Banjar, Jawa Barat, akhirnya bisa bernapas lega lantaran sudah menerima bantuan mesin pompa air sebanyak dua unit. Bantuan tersebut untuk operasional mobil pemadam kebakaran.
Baca Juga: Emak-emak Tak Usah Panik Saat Tabung Gas LPG Bocor, Damkar Kota Banjar Bagikan Cara Atasinya
Penyerahan bantuan yang bersumber dari Corporate Social Responsibility (CSR) seri B Bank bjb Cabang Banjar, diserahkan langsung oleh Pj Wali Kota Banjar Ida Wahida Hidayati,Jumat (30/8/2024).
“Ini adalah bantuan pompa air untuk operasional mobil pemadam kebakaran dari CSR bjb seri B, semuanya ada dua unit,” kata Ida Wahida Hidayati.
Ia berharap, dengan adanya bantuan operasional dua unit mesin pompa air tersebut dapat membantu petugas Damkar dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Selain itu, lanjut Ida Wahida, karena usia mobil pemadam kebakaran sudah lebih dari 20 tahun, ia pun berharap ke depannya ada bantuan untuk penggantian unit dan peremajaan.
“Ada tiga unit mobil pemadam kebakaran, berarti kurang satu lagi ya. Kalau bisa tahun depan saya berharap selain pompa air, bisa bantuan mobilnya juga,” ungkap Ida Wahida.
Baca Juga: Dalam Sehari, Damkar Kota Banjar Tangani 2 Peristiwa Kebakaran
Realisasi Bantuan Mesin Pompa Air untuk Damkar Kota Banjar
Sementara itu, Pimpinan Cabang Bank bjb Kota Banjar M. Fajar Firdaus mengatakan, bantuan berupa dua unit mesin pompa air tersebut baru bisa terealisasi setelah satu tahun menunggu.
“Jadi kita memberikan CSR seri B sebanyak dua unit mesin pompa air. Kalau nilainya hampir 400 juta rupiah,” terangnya.
Pihaknya juga berharap mesin pompa air tersebut bisa lebih bermanfaat dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Tadi saya tanya, kalau biasanya pengisian air membutuhkan waktu 20 menit, maka dengan mesin ini cukup 4 menit air sudah bisa penuh. Kemarin juga katanya sudah digunakan memadamkan api, jadi baru datang bisa langsung dimanfaatkan,” kata Fajar Firdaus.
Dalam kesempatan itu, Kepala UPTD Pemadam Kebakaran Kota Banjar Aam Amijaya mengatakan, bagi petugas Damkar, mesin pompa air merupakan sarana paling utama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Karena bantuan tersebut sangat menunjang dalam pencapaian standar pelayanan minimal, yang mana petugas harus memiliki respon time 15 menit.
Menurut Aam, kecepatan atau ketepatan dalam operasional mesin pompa air sangat menunjang sekali. Jadi intinya, meskipun datang cepat ke lokasi, tapi mesin pompanya ngadat, Hal itu berpengaruh terhadap tanggap waktu respon.
Baca Juga: Pj Wali Kota Banjar Sebut Pengadaan Mobil Damkar Perlu Dukungan Anggaran
“Kami juga mengucapkan terima kasih atas bantuannya. Bagi kami bantuan dua unit pompa ini sangat bersyukur karena membantu kami dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya. (Sandi/R3/HR-Online/Editor: Eva)