Perbedaan besaran pokok dan turunan memang perlu kita pahami. Berikut akan kita bahas secara singkat berikut ini agar bisa lebih jelas dalam memahami tentang keduanya. Besaran merupakan salah satu materi dalam pembelajaran fisika.
Baca Juga: Waktu Hanyalah Ilusi, Banyak Penjelasan dari Fisikawan
Kedua istilah tersebut tentunya sudah tidak terasa asing bagi banyak orang karena dipelajari semasa sekolah terutama ketika mempelajari ilmu fisika. Namun tidak sedikit pula yang masih sulit memahami serta membedakan keduanya. Oleh karena itu kali ini kita akan membahas hal tersebut.
Perbedaan Besaran Pokok dan Turunan, dari Pengertian hingga Cara Memperoleh Satuannya
Besaran sendiri merupakan istilah untuk menyebut segala sesuatu yang bisa terukur dan tertulis dalam bentuk angka beserta berbagai macam satuannya. Contoh sesuatu yang bisa terukur seperti luas bangunan, luas sawah, lebar meja, panjang kayu, keliling sebuah lapangan, dan lain sebagainya.
Ketika beberapa orang mengukur berbagai hal tersebut maka hasilnya pasti sama karena beberapa hal itu memiliki nilai pasti dan tidak bersifat subjektif. Jika sesuatu tidak bisa kita nyatakan dalam bentuk angka serta berbagai macam satuannya, maka sesuatu tersebut pastinya tidak termasuk besaran.
Contohnya pun beragam seperti tingkat kelezatan suatu makanan, tingkat kepercayaan pada seseorang, tingkat curiga pada sesuatu, rasa kecewa, dan lainnya. Berbagai hal tersebut bersifat subjektif tergantung setiap orang yang merasakannya sehingga hasil pengukurannya akan berbeda dari satu orang dengan orang lainnya.
Dalam ilmu fisika, besaran terbagi menjadi dua jenis, yaitu besaran pokok dan besaran turunan, yang memiliki beberapa perbedaan. Besaran pokok adalah besaran dasar yang tidak dapat dijabarkan dari besaran lain, seperti panjang, massa, dan waktu.
Sedangkan, besaran turunan adalah besaran yang diperoleh dari kombinasi besaran pokok, seperti kecepatan, percepatan, dan gaya. Perbedaan antara keduanya terletak pada definisi, komponen yang termasuk di dalamnya, serta metode untuk memperoleh satuannya.
Besaran pokok memiliki satuan dasar, sementara besaran turunan memiliki satuan yang merupakan turunan dari besaran pokok. Berikut akan kita bahas satu per satu mengenai perbedaan keduanya secara singkat, padat, dan juga jelas.
Pengertian
Pengertian dari jenis pokok yaitu besaran yang tidak tergantung bahkan juga tidak akan bisa disusun dari beberapa besaran lainnya. Sedangkan jenis turunan adalah besaran yang tersusun dari beberapa besaran.
Sehingga bisa nilainya juga dinyatakan oleh beberapa jenis besaran. Jadi kesimpulannya, jenis pokok tidak bisa tersusun dari besaran lainnya sedangkan jenis turunan justru tersusun atas beberapa besaran pokok.
Perbedaan Besaran Pokok dan Turunan Berdasarkan Hal yang Termasuk
Jenis pokok memiliki 7 hal yang termasuk ke dalamnya yaitu suhu, massa, waktu, intensitas cahaya, panjang, arus listrik, dan jumlah zat. Sedangkan turunan memiliki 9 hal yang termasuk ke dalamnya yaitu kecepatan, tekanan, gaya, usaha, volume, daya, luas, massa jenis, dan percepatan.
Baca Juga: Termodinamika pada Kulkas dan Prinsip Kerjanya
Masing-masing besaran dari kedua jenis tersebut memiliki satuan yang berbeda pula seperti waktu satuannya sekon, luas meter persegi, dan lainnya. Pada jenis pokok jumlah zat satuannya mol, panjang meter (m), suhu kelvin (K), waktu sekon (s), intensitas cahaya candela (cd), massa kilogram (kg).
Sedangkan jenis turunan volume satuannya meter kubik (m3), luas meter persegi (m2), kecepatan meter/sekon (m/s), percepatan meter/sekon kuadrat (m/s2). Lalu tekanan Pascal (P), gaya satuannya Newton (N), massa jenis kilogram/meter kubik (kg/m3), dan usaha Joule (J).
Cara Memperoleh Satuannya
Perbedaan besaran pokok dan turunan selanjutnya yaitu pada cara memperoleh satuan bagi setiap besaran dari kedua jenis tersebut. Pada jenis pokok terlihat bahwa satuannya hanya ada satu satuan yang berasal dari pengukuran secara langsung menggunakan berbagai alat ukur.
Sedangkan satuan pada jenis turunan bisa terdiri atas satu satuan bahkan lebih yang berasal dari pengukuran langsung maupun menggunakan rumus. Contohnya volume memiliki satuan meter kubik, sebab volume tersusun dari panjang yang dipangkatkan tiga atau rumusnya panjang x lebar x tinggi.
Kemudian massa jenis memiliki satuan kilogram/meter kubik, sebab tersusun atas massa yang memiliki satuan kilogram per volume dengan satuan meter kubik. Contoh tersebut menjelaskan bahwa jenis turunan tersusun atas jenis pokok dan satuannya pun berasal dari satuan besaran pokok tersebut.
Baca Juga: Contoh Besaran Vektor dalam Ilmu Fisika dan Syaratnya
Perbedaan besaran pokok dan turunan memang cukup beragam mulai dari pengertian, apa saja yang termasuk ke dalamnya, hingga cara memperoleh satuannya. Pada jenis pokok tidak tersusun dari jenis besaran lainnya sedangkan jenis turunan justru kebalikannya karena tersusun dari besaran lainnya. Terdapat 7 hal yang termasuk jenis pokok dengan satuan hasil pengukuran langsung, sedangkan jenis turunan memiliki 9 macam besaran yang satuannya hasil dari perhitungan rumus. (R10/HR-Online)